Narendra Modi: Premi Asuransi di India Lebih Murah dari Secangkir Kopi, Jutaan Warga Terlindungi

Cuan Insight– Perdana Menteri India, Narendra Modi, menarik perhatian publik saat menyampaikan pidato di hadapan komunitas India di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan. Dalam kesempatan tersebut, Modi memaparkan berbagai keberhasilan program perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah India, termasuk skema asuransi dengan premi yang disebut lebih murah dibanding harga secangkir kopi.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena menggambarkan bagaimana pemerintah India berupaya menghadirkan perlindungan finansial yang terjangkau bagi masyarakat luas. Menurut Modi, biaya yang rendah bukan berarti manfaat yang diberikan juga kecil. Sebaliknya, peserta tetap memperoleh perlindungan dengan nilai pertanggungan yang cukup besar.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah India dalam memperluas akses jaminan sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.

Premi Murah, Perlindungan Besar

Dalam pidatonya, Modi menjelaskan bahwa salah satu program unggulan pemerintah adalah Pradhan Mantri Suraksha Bima Yojana (PMSBY). Melalui program ini, masyarakat hanya perlu membayar premi sekitar 20 rupee per tahun. Dengan nominal tersebut, peserta memperoleh perlindungan asuransi kecelakaan hingga 200.000 rupee.

Menurut Modi, biaya itu bahkan lebih rendah dibandingkan harga secangkir kopi yang biasa dibeli masyarakat sehari-hari. Ia menilai kebijakan tersebut menunjukkan bahwa perlindungan sosial tidak selalu harus mahal. Dengan sistem yang tepat, pemerintah dapat menghadirkan layanan yang terjangkau namun tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Saat ini, sekitar 700 juta warga India disebut telah menjadi bagian dari program PMSBY.

Program Asuransi Jiwa Berbiaya Rendah

Selain asuransi kecelakaan, pemerintah India juga mengembangkan program Pradhan Mantri Jeevan Jyoti Bima Yojana (PMJJBY). Skema ini menawarkan perlindungan asuransi jiwa dengan premi sekitar 1,5 rupee per hari.

Modi kembali menegaskan bahwa biaya tersebut masih berada di bawah harga secangkir kopi, sehingga masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi dapat mengikutinya tanpa terbebani.

Program PMJJBY sendiri diklaim telah diikuti sekitar 280 juta penduduk India. Pemerintah India juga menyebut telah menyalurkan pembayaran klaim hingga sekitar 22.000 crore rupee kepada peserta yang mengalami musibah.

Menurut Modi, keberadaan dua program tersebut menjadi bukti bahwa negara harus hadir ketika masyarakat menghadapi risiko kehidupan.

Sistem Bantuan Langsung Tanpa Perantara

Selain membahas asuransi, Modi juga menyoroti keberhasilan sistem Direct Benefit Transfer (DBT). Melalui mekanisme ini, bantuan pemerintah dikirim langsung ke rekening penerima tanpa melalui perantara sehingga dinilai mampu mengurangi potensi penyimpangan maupun pemotongan dana bantuan.

Ia mengatakan sistem tersebut berhasil meningkatkan transparansi penyaluran bantuan sosial sekaligus memastikan seluruh manfaat diterima masyarakat secara utuh.

Selama sekitar 12 tahun terakhir, pemerintah India mengklaim telah menyalurkan bantuan senilai sekitar 50 triliun rupee langsung ke rekening masyarakat melalui sistem DBT. Langkah ini dinilai menjadi salah satu reformasi terbesar dalam tata kelola bantuan sosial di India.

Digitalisasi Jadi Pendukung Program Sosial

Dalam kesempatan yang sama, Modi juga memaparkan perkembangan pesat sistem pembayaran digital di negaranya. Ia menyebut India kini menjadi salah satu negara dengan transaksi pembayaran digital real-time terbesar di dunia.

Sekitar separuh transaksi digital real-time global diklaim berasal dari India, dengan lebih dari 750 juta transaksi berlangsung setiap hari melalui berbagai platform, termasuk Unified Payments Interface (UPI).

Kemajuan teknologi tersebut dinilai mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan keuangan, termasuk pembayaran premi asuransi hingga penerimaan bantuan sosial.

Pemerintah Klaim Jutaan Warga Keluar dari Kemiskinan

Modi turut memaparkan berbagai capaian pembangunan lain yang disebut berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di antaranya pembangunan lebih dari 40 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, perluasan cakupan jaminan sosial hingga sekitar satu miliar penduduk, serta transformasi sistem pelayanan publik berbasis digital.

Menurutnya, kombinasi antara perlindungan sosial, digitalisasi, dan reformasi birokrasi menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi. Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan setiap kebijakan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Bila masyarakat memiliki rasa percaya diri dan negara memiliki visi besar, pembangunan akan berjalan lebih cepat dan semakin banyak warga yang dapat meningkatkan taraf hidupnya,” ujar Modi.

Program asuransi berbiaya rendah yang dipaparkan dalam pidato tersebut pun menjadi salah satu contoh bagaimana kebijakan sosial dapat dirancang agar mudah diakses oleh masyarakat luas, sekaligus memberikan perlindungan finansial yang memadai ketika menghadapi berbagai risiko kehidupan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

content-1701

article 0000111

article 0000112

article 0000113

article 0000114

article 0000115

article 0000116

article 0000117

article 0000118

article 0000119

article 0000120

article 0000121

article 0000122

article 0000123

article 0000124

article 0000125

article 0000126

article 0000127

article 0000128

article 0000129

article 0000130

article 0000131

article 0000132

article 0000133

article 0000134

article 0000135

article 0000136

article 0000137

article 0000138

article 0000139

article 0000140

article 0000141

article 0000142

article 0000143

article 0000144

article 0000145

article 0000146

article 0000147

article 0000148

article 0000149

article 0000150

article 00036

article 00037

article 00038

article 00039

article 00040

article 00041

article 00042

article 00043

article 00044

article 00045

article 00046

article 00047

article 00048

article 00049

article 00050

article 00051

article 00052

article 00053

article 00054

article 00055

article 00056

article 00057

article 00058

article 00059

article 00060

article 00061

article 00062

article 00063

article 00064

article 00065

article 3000101

article 3000102

article 3000103

article 3000104

article 3000105

article 3000106

article 3000107

article 3000108

article 3000109

article 3000110

article 3000111

article 3000112

article 3000113

article 3000114

article 3000115

article 3000116

article 3000117

article 3000118

article 3000119

article 3000120

article 3000121

article 3000122

article 3000123

article 3000124

article 3000125

article 3000126

article 3000127

article 3000128

article 3000129

article 3000130

article 3000131

article 3000132

article 3000133

article 3000134

article 3000135

article 3000136

article 3000137

article 3000138

article 3000139

article 3000140

article 3000141

article 3000142

article 3000143

article 3000144

article 3000145

article 3000146

article 3000147

article 3000148

article 3000149

article 3000150

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

artikel 000000151

artikel 000000152

artikel 000000153

artikel 000000154

artikel 000000155

artikel 000000156

artikel 000000157

artikel 000000158

artikel 000000159

artikel 000000160

artikel 000000161

artikel 000000162

artikel 000000163

artikel 000000164

artikel 000000165

artikel 000000166

artikel 000000167

artikel 000000168

artikel 000000169

artikel 000000170

artikel 000000171

artikel 000000172

artikel 000000173

artikel 000000174

artikel 000000175

artikel 000000176

artikel 000000177

artikel 000000178

artikel 000000179

artikel 000000180

article 2000101

article 2000102

article 2000103

article 2000104

article 2000105

article 2000106

article 2000107

article 2000108

article 2000109

article 2000110

article 2000111

article 2000112

article 2000113

article 2000114

article 2000115

article 2000116

article 2000117

article 2000118

article 2000119

article 2000120

article 2000121

article 2000122

article 2000123

article 2000124

article 2000125

invoice 00076

invoice 00077

invoice 00078

invoice 00079

invoice 00080

invoice 00081

invoice 00082

invoice 00083

invoice 00084

invoice 00085

invoice 00086

invoice 00087

invoice 00088

invoice 00089

invoice 00090

invoice 00091

invoice 00092

invoice 00093

invoice 00094

invoice 00095

invoice 00096

invoice 00097

invoice 00098

invoice 00099

invoice 00100

article 238000441

article 238000442

article 238000443

article 238000444

article 238000445

article 238000446

article 238000447

article 238000448

article 238000449

article 238000450

article 238000451

article 238000452

article 238000453

article 238000454

article 238000455

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

article 238000461

article 238000462

article 238000463

article 238000464

article 238000465

article 238000466

article 238000467

article 238000468

article 238000469

article 238000470

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

content-1701