Perusahaan Haji Isam JARR Borong 3.500 Ton CPO Sitaan Negara

Cuan Insight– PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), perusahaan yang dikenal sebagai bagian dari kelompok usaha Haji Isam, mengonfirmasi telah membeli 3.500 ton crude palm oil (CPO) yang berasal dari aset sitaan negara. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp53,58 miliar dan menjadi perhatian Bursa Efek Indonesia (BEI) yang meminta penjelasan dari perseroan mengenai potensi implikasi hukum atas transaksi tersebut.

Meski menjadi sorotan pasar, JARR menegaskan seluruh proses pembelian dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan tidak memengaruhi operasional maupun kondisi keuangan perusahaan.

BEI Meminta Klarifikasi atas Transaksi CPO

Permintaan klarifikasi disampaikan Bursa Efek Indonesia kepada JARR pada pertengahan Juli 2026 setelah muncul informasi mengenai kemungkinan adanya sengketa hukum yang berkaitan dengan pembelian CPO dari aset rampasan negara.

BEI meminta penjelasan untuk memastikan apakah transaksi tersebut berpotensi menimbulkan risiko hukum material yang dapat memengaruhi kinerja maupun keberlangsungan usaha perusahaan. Menanggapi hal itu, manajemen JARR memberikan penjelasan melalui keterbukaan informasi kepada publik.

CPO Dibeli dari Agrinas Palma Nusantara

Direktur Keuangan JARR, Temmy Iskandar, menjelaskan bahwa pembelian dilakukan kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), perusahaan yang mendapat penugasan resmi dari Menteri BUMN untuk mengelola aset perkebunan kelapa sawit hasil rampasan negara.

Menurut perseroan, Agrinas Palma Nusantara telah menyampaikan dasar penugasannya sebelum proses transaksi berlangsung. CPO yang dibeli kemudian diterima dan dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam kegiatan produksi perusahaan. JARR menilai transaksi dilakukan dengan pihak yang memiliki kewenangan resmi sehingga seluruh proses berjalan sesuai mekanisme administrasi yang berlaku.

Kronologi Pembelian Senilai Rp53,58 Miliar

Perseroan memaparkan bahwa proses transaksi dimulai pada 10 Maret 2025, ketika Agrinas Palma Nusantara menawarkan penjualan tahap pertama sebanyak 3.500 metrik ton CPO dengan harga Rp13.800 per kilogram. Tiga hari kemudian, kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman sebagai dasar kerja sama.

Selanjutnya, pada 14 Maret 2025, JARR membayarkan uang muka sebesar Rp50 miliar. Pengiriman barang dilakukan pada 15 April 2025. Setelah proses verifikasi, perusahaan menerima sebanyak 3.498,15 metrik ton CPO. Volume tersebut telah diperiksa melalui berita acara serah terima serta diverifikasi oleh pihak independen.

Setelah seluruh barang diterima, JARR melunasi sisa pembayaran sekitar Rp3,58 miliar pada 23 April 2025, sehingga total nilai transaksi, termasuk pajak, mencapai sekitar Rp53,58 miliar.

JARR Tegaskan Sudah Melakukan Due Diligence

Dalam penjelasannya kepada BEI, JARR juga menanggapi adanya somasi dari sebuah kantor hukum yang berkaitan dengan transaksi tersebut. Perseroan menyatakan tidak memiliki kewajiban hukum untuk memberikan tanggapan terhadap somasi tersebut.

Manajemen menegaskan seluruh proses pembelian telah didahului dengan due diligence serta dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, hingga saat ini JARR mengaku belum menerima panggilan dari aparat penegak hukum maupun menjadi pihak dalam proses hukum apa pun yang berkaitan dengan transaksi pembelian CPO tersebut.

Operasional dan Kinerja Perusahaan Dipastikan Tetap Normal

JARR memastikan isu yang berkembang tidak memberikan dampak terhadap kegiatan operasional perusahaan. Seluruh aktivitas produksi, pengolahan CPO, hingga penjualan produk tetap berjalan seperti biasa.

Perusahaan juga menegaskan bahwa transaksi tersebut tidak memengaruhi kondisi keuangan maupun prospek usaha. Manajemen menyatakan bahan baku yang dibeli telah melalui proses administrasi, verifikasi, serta digunakan dalam kegiatan produksi sebagaimana mestinya. Dengan demikian, perseroan menilai tidak terdapat gangguan terhadap aktivitas bisnis maupun keberlangsungan operasional perusahaan.

Cuan Insight: Transparansi Jadi Faktor Penting bagi Emiten

Kasus ini menunjukkan bahwa perusahaan terbuka tidak hanya dituntut menjalankan transaksi sesuai aturan, tetapi juga harus mampu memberikan penjelasan yang transparan kepada regulator dan investor ketika muncul isu yang berpotensi memengaruhi persepsi pasar.

Bagi JARR, keterbukaan informasi menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan pemegang saham sekaligus memastikan bahwa aktivitas bisnis tetap berjalan normal. Penjelasan mengenai kronologi transaksi, proses due diligence, hingga status hukum perusahaan membantu memberikan gambaran yang lebih utuh kepada publik.

Di sisi lain, peran BEI dalam meminta klarifikasi mencerminkan pentingnya tata kelola perusahaan (good corporate governance) di pasar modal Indonesia. Mekanisme ini bertujuan menjaga keterbukaan informasi sehingga investor dapat mengambil keputusan berdasarkan data yang jelas, bukan sekadar spekulasi yang berkembang di pasar. Apabila seluruh proses transaksi memang dilakukan sesuai ketentuan dan tidak memunculkan risiko hukum baru, kepastian tersebut dapat menjadi faktor positif dalam menjaga stabilitas kepercayaan investor terhadap emiten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

content-1701

article 0000191

article 0000192

article 0000193

article 0000194

article 0000195

article 0000196

article 0000197

article 0000198

article 0000199

article 0000200

article 0000201

article 0000202

article 0000203

article 0000204

article 0000205

article 0000206

article 0000207

article 0000208

article 0000209

article 0000210

article 0000211

article 0000212

article 0000213

article 0000214

article 0000215

article 0000216

article 0000217

article 0000218

article 0000219

article 0000220

article 0000221

article 0000222

article 0000223

article 0000224

article 0000225

article 0000226

article 0000227

article 0000228

article 0000229

article 0000230

article 0000231

article 0000232

article 0000233

article 0000234

article 0000235

article 0000236

article 0000237

article 0000238

article 0000239

article 0000240

article 0000241

article 0000242

article 0000243

article 0000244

article 0000245

article 0000246

article 0000247

article 0000248

article 0000249

article 0000250

article 888866

article 888867

article 888868

article 888869

article 888870

article 888871

article 888872

article 888873

article 888874

article 888875

article 888876

article 888877

article 888878

article 888879

article 888880

article 888881

article 888882

article 888883

article 888884

article 888885

article 888886

article 888887

article 888888

article 888889

article 888890

article 888891

article 888892

article 888893

article 888894

article 888895

article 888896

article 888897

article 888898

article 888899

article 888900

article 888901

article 888902

article 888903

article 888904

article 888905

article 2000186

article 2000187

article 2000188

article 2000189

article 2000190

article 2000191

article 2000192

article 2000193

article 2000194

article 2000195

article 2000196

article 2000197

article 2000198

article 2000199

article 2000200

article 2000201

article 2000202

article 2000203

article 2000204

article 2000205

article 2990206

article 2990207

article 2990208

article 2990209

article 2990210

article 2990211

article 2990212

article 2990213

article 2990214

article 2990215

article 2990216

article 2990217

article 2990218

article 2990219

article 2990220

article 2990221

article 2990222

article 2990223

article 2990224

article 2990225

article 2990226

article 2990227

article 2990228

article 2990229

article 2990230

article 2990231

article 2990232

article 2990233

article 2990234

article 2990235

article 2990236

article 2990237

article 2990238

article 2990239

article 2990240

article 2990241

article 2990242

article 2990243

article 2990244

article 2990245

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

article 2000166

article 2000167

article 2000168

article 2000169

article 2000170

article 2000171

article 2000172

article 2000173

article 2000174

article 2000175

article 2000176

article 2000177

article 2000178

article 2000179

article 2000180

article 2000181

article 2000182

article 2000183

article 2000184

article 2000185

article 2000186

article 2000187

article 2000188

article 2000189

article 2000190

article 2000191

article 2000192

article 2000193

article 2000194

article 2000195

article 2000196

article 2000197

article 2000198

article 2000199

article 2000200

article 2000201

article 2000202

article 2000203

article 2000204

article 2000205

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

article 838000441

article 838000442

article 838000443

article 838000444

article 838000445

article 838000446

article 838000447

article 838000448

article 838000449

article 838000450

article 838000451

article 838000452

article 838000453

article 838000454

article 838000455

article 838000456

article 838000457

article 838000458

article 838000459

article 838000460

article 838000461

article 838000462

article 838000463

article 838000464

article 838000465

article 838000466

article 838000467

article 838000468

article 838000469

article 838000470

article 838000471

article 838000472

article 838000473

article 838000474

article 838000475

article 838000476

article 838000477

article 838000478

article 838000479

article 838000480

content-1701