Pertamina Hulu Energi Akuisisi 9 Blok Migas Baru di Indonesia dan Malaysia
Cuan Insight– PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus memperkuat posisinya sebagai motor penggerak sektor hulu minyak dan gas nasional melalui ekspansi wilayah eksplorasi. Dalam kurun tiga tahun terakhir, anak usaha Pertamina tersebut berhasil mengamankan sembilan wilayah kerja (WK) baru, terdiri atas delapan blok migas di Indonesia dan satu blok di Malaysia.
Langkah ekspansi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan cadangan migas nasional sekaligus mendukung target pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.
Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan tantangan transisi menuju energi berkelanjutan, eksplorasi migas tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga pasokan energi nasional.
Delapan Blok Baru di Indonesia dan Satu di Malaysia
Sepanjang periode 2023 hingga 2026, PHE berhasil memperoleh delapan wilayah kerja eksplorasi baru di Indonesia, yaitu:
- Bunga
- Peri Mahakam
- East Natuna
- Melati
- Binaiya
- Lavender
- Bobara
- North Ketapang
Selain memperluas operasi di dalam negeri, PHE juga melebarkan sayap ke pasar regional melalui akuisisi Blok SK-510 di Malaysia.
Keberhasilan tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan dalam membangun portofolio eksplorasi yang semakin beragam, sekaligus membuka peluang ditemukannya sumber daya migas baru di kawasan yang masih memiliki potensi besar.
BACA JUGA: Dekat IKN, 13 Sumur Migas di Samboja Berpotensi Hasilkan Triliunan Rupiah
Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi, Asep Samsul Arifin, mengatakan bahwa eksplorasi merupakan investasi jangka panjang yang menentukan keberlanjutan industri migas Indonesia. Menurutnya, perluasan wilayah kerja dilakukan secara konsisten melalui kolaborasi dengan mitra internasional serta pemanfaatan teknologi eksplorasi modern guna meningkatkan peluang penemuan cadangan baru.
Fokus Membangun Portofolio Eksplorasi Berkualitas
Tidak hanya memperluas wilayah kerja, PHE juga aktif menjalankan berbagai studi bersama atau Joint Study (JS) dengan perusahaan energi global. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM hingga April 2026, PHE menjadi perusahaan dengan jumlah Joint Study terbanyak di Indonesia.
Awalnya terdapat 10 studi bersama yang berjalan, kemudian meningkat menjadi 12 proyek pada Juli 2026.
Dari jumlah tersebut:
- 10 studi masih berlangsung,
- 1 studi telah selesai,
- 1 studi masih menunggu persetujuan pemerintah.
Pendekatan ini menjadi strategi penting dalam memetakan potensi cadangan migas sebelum memasuki tahap eksplorasi yang lebih intensif.
Dengan semakin banyaknya studi yang dilakukan, peluang menemukan sumber daya migas bernilai ekonomis juga semakin besar.

Gandeng Perusahaan Energi Kelas Dunia
Dalam menjalankan berbagai proyek eksplorasi, PHE menggandeng sejumlah perusahaan energi internasasional yang memiliki pengalaman panjang di industri migas.
Beberapa mitra strategis tersebut antara lain:
- Petronas
- BP
- ENI
- KUFPEC
- SK Earthon
- PetroChina
- POSCO
- TPAO
- Woodside
Kolaborasi tersebut mencakup berbagai wilayah prospektif mulai dari Indonesia bagian barat hingga kawasan timur.
Selain itu, PHE juga memperluas kerja sama regional melalui skema Technical Evaluation Agreement (TEA) bersama Management Petroleum Malaysia (MPM) untuk mengembangkan beberapa blok migas di Malaysia.
Sinergi lintas negara ini diharapkan mampu mempercepat proses eksplorasi sekaligus meningkatkan efisiensi investasi.
Catat Rekor Penambahan Area Eksplorasi Terbesar
Prestasi PHE juga mendapat pengakuan di tingkat internasional. Berdasarkan data S&P Global periode 2021–2025 yang dirilis pada 2026, PHE menjadi perusahaan minyak nasional (National Oil Company/NOC) dengan penambahan area eksplorasi terbesar di dunia.
Total luas wilayah eksplorasi baru yang berhasil diamankan mencapai lebih dari 90.000 kilometer persegi.
Capaian tersebut bahkan melampaui sejumlah perusahaan migas nasional ternama seperti:
- Petronas (Malaysia)
- PTTEP (Thailand)
- ADNOC (Uni Emirat Arab)
- Sinopec (China)
Keberhasilan ini memperlihatkan agresivitas PHE dalam memperkuat cadangan migas sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di sektor energi global.
Dorong Swasembada Energi Nasional
Ekspansi wilayah kerja yang dilakukan PHE sejalan dengan agenda pemerintah untuk mempercepat swasembada energi nasional. Melalui penambahan blok eksplorasi, perusahaan berharap dapat meningkatkan peluang penemuan cadangan migas baru yang nantinya akan menopang kebutuhan energi dalam negeri.
Ke depan, PHE juga berkomitmen memperluas portofolio eksplorasi maupun produksi, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Selain memperbesar wilayah operasi, perusahaan akan mempercepat proses komersialisasi berbagai temuan migas agar dapat segera memberikan kontribusi terhadap produksi nasional.
Dengan dukungan teknologi modern, kolaborasi global, serta penerapan prinsip keberlanjutan, Pertamina Hulu Energi optimistis mampu terus menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia sekaligus menciptakan nilai ekonomi jangka panjang bagi negara.

