KBank Gandeng Ant International, Transfer Lintas Negara Bisa Real-Time 24 Jam
Cuaninsight – Transformasi sektor keuangan global terus bergerak menuju sistem yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi. Menangkap peluang tersebut, KASIKORNBANK atau KBank resmi menjalin kemitraan strategis dengan Ant International untuk mengembangkan infrastruktur pembayaran lintas negara dan pengelolaan likuiditas yang lebih modern di Thailand.
Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang menjadi landasan bagi kedua perusahaan dalam memperkuat konektivitas sistem keuangan internasional. Kolaborasi tersebut menggabungkan kekuatan KBank sebagai salah satu institusi perbankan terbesar di Thailand dengan kemampuan teknologi finansial dan kecerdasan buatan yang dimiliki Ant International.
Hadirkan Transfer Internasional Real-Time 24 Jam
Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah menciptakan sistem transaksi lintas negara berbasis dolar AS yang dapat berjalan secara real-time selama 24 jam tanpa henti.
Melalui integrasi teknologi yang lebih canggih, proses transfer dana internasional yang selama ini membutuhkan waktu cukup panjang diharapkan dapat dipersingkat secara signifikan. Hal ini menjadi solusi bagi pelaku bisnis yang membutuhkan kecepatan transaksi untuk mendukung aktivitas perdagangan global.
Selain meningkatkan efisiensi, sistem baru tersebut juga dirancang untuk memberikan transparansi yang lebih baik dalam proses perpindahan dana antarnegara.
Teknologi Blockchain Jadi Fondasi Pengelolaan Likuiditas
Untuk mendukung kelancaran transaksi internasional, KBank dan Ant International akan memanfaatkan teknologi Blockchain Deposit Accounts yang dikembangkan oleh J.P. Morgan melalui platform Kinexys.
Teknologi berbasis blockchain ini memungkinkan pengelolaan likuiditas valuta asing dilakukan secara lebih efektif dan real-time. Dengan demikian, perusahaan dapat mengoptimalkan arus kas serta mengurangi hambatan yang sering muncul dalam sistem pembayaran lintas negara konvensional.
Pengembangan proyek ini juga mencakup seluruh siklus transaksi, mulai dari penerimaan dana, proses kliring, hingga penyelesaian pembayaran akhir. Pendekatan menyeluruh tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat kepercayaan pengguna terhadap sistem pembayaran digital.
Kolaborasi yang Melanjutkan Hubungan Bisnis Jangka Panjang
Kerja sama terbaru ini bukanlah hubungan bisnis pertama antara kedua perusahaan. Sebelumnya, aplikasi mobile banking milik KBank, yaitu K PLUS, telah terhubung dengan jaringan pembayaran global Alipay+ yang dikelola Ant International.
Integrasi tersebut membuka akses bagi pengguna KPLUS ke ekosistem pembayaran internasional yang mencakup jutaan pelaku usaha dan miliaran pengguna di berbagai negara.
Berkat konektivitas tersebut, pelanggan dapat menikmati pengalaman transaksi yang lebih mudah saat melakukan pembayaran di luar negeri maupun berbelanja melalui platform digital internasional.
BACA JUGA: OpenAI Luncurkan Fitur Keuangan Pribadi, ChatGPT Bisa Pantau Rekening dan Kartu Kredit
Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Thailand
Selain memperluas akses pembayaran global, KBank juga terus memperkuat posisinya di pasar domestik Thailand. Salah satu langkah yang dilakukan adalah integrasi KPLUS dengan layanan Antom milik Ant International.
Melalui kolaborasi ini, pelaku usaha di Thailand dapat menawarkan KPLUS sebagai salah satu metode pembayaran yang terhubung dengan Google Pay. Kehadiran berbagai opsi pembayaran digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan konsumen sekaligus mempercepat adopsi transaksi non-tunai.
Bagi pelaku UMKM, akses terhadap sistem pembayaran yang lebih luas juga membuka peluang untuk menjangkau pasar internasional secara lebih mudah dan efisien.
Dorong Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan UMKM
Executive Vice President KBank, Karin Boonlertvanich, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan mengatasi berbagai kendala yang masih ditemukan dalam sistem transfer internasional tradisional.
Dengan memadukan teknologi blockchain ke dalam kerangka regulasi perbankan yang resmi, KBank ingin menciptakan ekosistem keuangan yang lebih transparan, cepat, dan berkelanjutan. Langkah tersebut sekaligus menjadi jembatan antara aktivitas ekonomi lokal dengan jaringan finansial global.
Sementara itu, perwakilan Ant International, Kelvin Li, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung digitalisasi sektor keuangan Thailand. Menurutnya, penyediaan solusi pembayaran yang efisien akan membantu UMKM meningkatkan daya saing di pasar internasional.
Menjadi Fondasi Masa Depan Keuangan Digital
Kemitraan antara KBank dan Ant International menunjukkan bagaimana teknologi seperti AI dan blockchain semakin berperan penting dalam transformasi industri keuangan global.
Dengan menggabungkan inovasi digital, jaringan pembayaran internasional, serta pengelolaan likuiditas yang lebih canggih, kedua perusahaan berupaya menciptakan fondasi baru bagi sistem keuangan yang lebih inklusif dan terhubung secara global.
Apabila seluruh tahapan implementasi memperoleh persetujuan regulator terkait, kolaborasi ini berpotensi menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat modernisasi layanan perbankan dan pembayaran lintas negara di kawasan Asia Tenggara.

