CIMB Niaga Dukung Ekspansi QRIS ke China-Korsel, Ini Potensinya
Cuaninsight – PT Bank CIMB Niaga Tbk mendukung langkah Bank Indonesia (BI) memperluas implementasi QRIS Cross Border ke lebih banyak negara. Setelah layanan pembayaran lintas negara tersedia di sejumlah negara mitra, China dan Korea Selatan menjadi dua negara yang tengah dipersiapkan dalam perluasan jaringan tersebut.
Perluasan QRIS Cross Border menjadi bagian dari pengembangan sistem pembayaran digital yang memungkinkan masyarakat Indonesia melakukan transaksi di luar negeri menggunakan QRIS. Sebaliknya, wisatawan dari negara mitra juga dapat menggunakan sistem pembayaran berbasis QR yang kompatibel ketika bertransaksi di Indonesia.
CIMB Niaga Siap Ikuti Arahan Bank Indonesia
Head of Digital Banking and Contact Center CIMB Niaga, Lusiana Saleh, mengatakan perseroan siap mendukung agenda Bank Indonesia untuk memperluas QRIS Cross Border ke China dan Korea Selatan.
“Coming soon, sudah dipatok ya sama BI. Jadi, kita harus luncurkan itu,” kata Lusiana Saleh di Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Menurut Lusiana, CIMB Niaga sebelumnya telah mendukung penggunaan QRIS Cross Border di sejumlah negara, antara lain Malaysia, Thailand, dan Singapura.
Dengan perluasan ke China dan Korea Selatan, konektivitas pembayaran digital Indonesia dengan negara mitra di kawasan Asia akan semakin luas. Bagi perbankan, pengembangan sistem pembayaran lintas negara juga membutuhkan kesiapan infrastruktur agar transaksi dapat berlangsung secara aman, cepat, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh regulator.
Transaksi QRIS di China Terus Tumbuh
China menjadi salah satu pasar yang dinilai memiliki potensi besar dalam penggunaan pembayaran berbasis QR. Masyarakat di negara tersebut sudah terbiasa menggunakan kode QR untuk berbagai kebutuhan transaksi sehari-hari. Kondisi tersebut turut mendorong pertumbuhan transaksi QRIS yang berkaitan dengan China.
“So it’s growing transaksi kita di China karena China itu juga negara QRIS, negara QR. Jadi secara otomatis orang terbiasa untuk menggunakan QRIS,” jelas Lusiana.
Kebiasaan masyarakat menggunakan pembayaran berbasis QR menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung penerimaan transaksi lintas negara. Bagi wisatawan Indonesia yang berkunjung ke China, ketersediaan layanan pembayaran yang saling terhubung juga berpotensi memberikan alternatif transaksi tanpa harus sepenuhnya mengandalkan metode pembayaran konvensional.
Infrastruktur QRIS Cross Border Disiapkan
Mengenai kesiapan infrastruktur untuk memperluas QRIS Cross Border ke China dan Korea Selatan, CIMB Niaga memastikan hal tersebut tidak menjadi kendala.
Lusiana menjelaskan bahwa CIMB Niaga selama ini aktif mendukung berbagai proyek percontohan sistem pembayaran yang dilakukan Bank Indonesia di sejumlah negara.
Keterlibatan tersebut membuat perseroan terus mengikuti perkembangan teknologi dan mekanisme pembayaran lintas negara yang dikembangkan oleh regulator.
“Kita selama ini juga selalu mendukung BI setiap tahun mereka piloting di beberapa negara pun kita selalu ikutan,” ujar Lusiana.
Menurutnya, pengalaman dalam berbagai proyek sistem pembayaran menjadi bagian dari kesiapan CIMB Niaga dalam mengikuti pengembangan QRIS Cross Border.
CIMB Niaga Ikut Kembangkan QRIS Tap
Dukungan CIMB Niaga terhadap inovasi pembayaran digital tidak hanya melalui QRIS Cross Border. Perseroan juga turut mengikuti pengembangan layanan pembayaran berbasis teknologi lainnya.
Salah satunya adalah QRIS Tap serta sistem Tap-In Tap-Out yang telah diterapkan pada moda transportasi publik, termasuk MRT. Layanan tersebut memungkinkan proses pembayaran dan akses transportasi dilakukan dengan teknologi yang lebih praktis.
Pengembangan berbagai metode pembayaran digital tersebut menunjukkan bahwa transformasi sistem pembayaran tidak hanya berkaitan dengan transaksi ritel, tetapi juga mulai terintegrasi dengan kebutuhan mobilitas masyarakat.
QRIS Cross Border Makin Luas di Asia
Perluasan QRIS Cross Border menjadi salah satu agenda penting dalam konektivitas sistem pembayaran Indonesia dengan negara mitra.
Selain China dan Korea Selatan, layanan QRIS Cross Border BI telah terhubung dengan sejumlah negara lain, termasuk Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan China pada 2026.
Dengan semakin luasnya jaringan tersebut, masyarakat Indonesia memiliki lebih banyak pilihan untuk melakukan transaksi digital ketika bepergian ke negara mitra.
Di sisi lain, konektivitas pembayaran juga dapat mendukung aktivitas wisatawan asing dan transaksi ekonomi lintas negara.
Bagi perbankan seperti CIMB Niaga, perkembangan ini membuka kebutuhan untuk terus memperkuat infrastruktur pembayaran, keamanan transaksi, serta pengalaman pengguna.
Perluasan QRIS Jadi Bagian Transformasi Pembayaran
QRIS Cross Border merupakan bagian dari transformasi sistem pembayaran digital yang dikembangkan Bank Indonesia bersama negara-negara mitra.
Dukungan bank terhadap proyek tersebut menjadi penting karena implementasinya membutuhkan kesiapan teknologi, jaringan, serta integrasi dengan sistem pembayaran masing-masing negara.
CIMB Niaga menyatakan akan terus mendukung berbagai proyek sistem pembayaran yang dikembangkan BI, termasuk perluasan QRIS Cross Border dan inovasi pembayaran digital lainnya.
Dengan China dan Korea Selatan menjadi sasaran perluasan berikutnya, perkembangan QRIS Cross Border akan menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhatikan dalam pertumbuhan transaksi pembayaran digital Indonesia di kawasan Asia.
