Bisnis Digital Moncer, Bank Raya Cetak Laba dan Kredit Tembus Rp3,14 Triliun

Cuaninsight – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) kembali menunjukkan pertumbuhan bisnis yang positif pada Kuartal I 2026. Bank digital bagian dari ekosistem BRI Group tersebut berhasil menjaga momentum pertumbuhan melalui penguatan kredit digital, peningkatan simpanan digital, hingga perbaikan fundamental keuangan.
Sepanjang tiga bulan pertama 2026, Bank Raya membukukan laba bersih sebesar Rp6,79 miliar. Kinerja ini turut diperkuat oleh pertumbuhan pendapatan bunga yang mencapai Rp308,35 miliar atau naik 7,5 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Sementara itu, pendapatan bunga kredit juga meningkat menjadi Rp226,29 miliar atau tumbuh 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kredit Digital Jadi Motor Pertumbuhan

Salah satu pendorong utama pertumbuhan Bank Raya berasal dari bisnis kredit digital. Hingga akhir Kuartal I 2026, penyaluran kredit digital tercatat mencapai Rp8,14 triliun atau tumbuh 29 persen yoy.
Tak hanya itu, outstanding kredit digital juga meningkat signifikan menjadi Rp3,14 triliun atau naik 33,1 persen yoy. Capaian ini mencerminkan keberhasilan transformasi digital yang terus dijalankan perusahaan dalam memperluas layanan keuangan berbasis teknologi.
Direktur Utama Ida Bagus Ketut Subagia mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam memperkuat bisnis digital secara berkelanjutan.
Menurutnya, strategi transformasi digital yang dilakukan Bank Raya kini mulai memberikan hasil positif terhadap ekspansi bisnis perusahaan.

Pinang Dana Talangan Jadi Produk Unggulan

Produk unggulan Bank Raya, yakni Pinang Dana Talangan, juga terus menunjukkan performa yang impresif. Selama awal 2026, penyaluran Pinang Dana Talangan mencapai Rp7,25 triliun atau tumbuh 33,4 persen yoy.
Produk ini mencatat outstanding sebesar Rp1,15 triliun, melonjak 63 persen dibandingkan tahun lalu. Penyaluran tersebut telah menjangkau sekitar 52 ribu Agen BRILink dan Agen Gadai di berbagai wilayah Indonesia.
Kinerja produk ini memperlihatkan tingginya kebutuhan pembiayaan cepat berbasis digital, khususnya bagi agen dan pelaku usaha mikro yang membutuhkan akses modal praktis dan efisien.

Simpanan Digital dan Dana Murah Ikut Melonjak

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Raya tercatat mencapai Rp8,44 triliun. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan dana murah berupa giro dan tabungan yang tumbuh 30,2 persen yoy menjadi Rp3 triliun.
Menariknya, digital saving menjadi salah satu kontributor terbesar dengan pertumbuhan mencapai 63,9 persen yoy atau senilai Rp2,30 triliun.
Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya adopsi layanan perbankan digital oleh masyarakat, seiring meningkatnya kebutuhan transaksi cepat dan fleksibel melalui aplikasi.

Fundamental Keuangan Tetap Kuat

Selain pertumbuhan bisnis digital, Bank Raya juga berhasil menjaga rasio keuangan tetap sehat. Net Interest Margin (NIM) meningkat 91 basis poin menjadi 5,78 persen.
Sementara rasio likuiditas juga berada di level aman, dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 81,64 persen dan Liquidity Coverage Ratio (LCR) mencapai 442,55 persen.
Di sisi lain, Net Stable Funding Ratio (NSFR) tercatat sebesar 164,71 persen, jauh di atas batas minimum regulator sebesar 100 persen.
Adapun rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank Raya berada di level 41,8 persen per Maret 2026, mencerminkan permodalan yang sangat kuat untuk mendukung ekspansi bisnis jangka panjang.

Fokus Perluas Ekosistem Digital

Bank Raya juga terus memperluas inovasi digital untuk mempercepat inklusi keuangan. Salah satunya melalui program loyalitas “Raya Poin” yang memberikan reward bagi nasabah aktif bertransaksi melalui aplikasi Raya.
Selain itu, perusahaan juga memperkuat fitur QRIS Tampil Bank Raya untuk memudahkan pelaku usaha menerima pembayaran digital secara praktis dan terintegrasi.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat ekosistem transaksi digital sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna layanan keuangan digital.

Optimistis Pertumbuhan Berlanjut

Dengan berbagai inovasi dan penguatan layanan digital, Bank Raya optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan sepanjang 2026.
Perseroan menilai transformasi digital yang konsisten, ditambah pengembangan produk sesuai kebutuhan pasar, akan menjadi kunci dalam memperluas akses layanan keuangan digital bagi masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

content-1701

article 898100101

article 898100102

article 898100103

article 898100104

article 898100105

article 898100106

article 898100107

article 898100108

article 898100109

article 898100110

article 898100111

article 898100112

article 898100113

article 898100114

article 898100115

article 898100116

article 898100117

article 898100118

article 898100119

article 898100120

article 898100121

article 898100122

article 898100123

article 898100124

article 898100125

article 898100126

article 898100127

article 898100128

article 898100129

article 898100130

article 898100131

article 898100132

article 898100133

article 898100134

article 898100135

article 898100136

article 898100137

article 898100138

article 898100139

article 898100140

article 898100141

article 898100142

article 898100143

article 898100144

article 898100145

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 878800051

article 878800052

article 878800053

article 878800054

article 878800055

article 878800056

article 878800057

article 878800058

article 878800059

article 878800060

article 878800061

article 878800062

article 878800063

article 878800064

article 878800065

article 878800066

article 878800067

article 878800068

article 878800069

article 878800070

article 878800071

article 878800072

article 878800073

article 878800074

article 878800075

article 878800076

article 878800077

article 878800078

article 878800079

article 878800080

article 878800081

article 878800082

article 878800083

article 878800084

article 878800085

article 878800086

article 878800087

article 878800088

article 878800089

article 878800090

budaya 538000021

budaya 538000022

budaya 538000023

budaya 538000024

budaya 538000025

budaya 538000026

budaya 538000027

budaya 538000028

budaya 538000029

budaya 538000030

budaya 538000031

budaya 538000032

budaya 538000033

budaya 538000034

budaya 538000035

budaya 538000036

budaya 538000037

budaya 538000038

budaya 538000039

budaya 538000040

content-1701