Sertifikasi Rumah Gratis untuk MBR Segera Diluncurkan, Cek Syarat Penerimanya

Cuan Insight– Pemerintah kembali menghadirkan kebijakan baru untuk memperkuat kepastian hukum kepemilikan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kali ini, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyiapkan program sertifikasi gratis rumah MBR yang akan menyasar tiga kelompok masyarakat.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses kepemilikan rumah sekaligus memberikan perlindungan hukum terhadap aset masyarakat. Selain sertifikasi gratis, kebijakan ini juga akan terintegrasi dengan berbagai program pembiayaan dan pembangunan perumahan yang sedang dijalankan pemerintah.

Sertifikasi Gratis Jadi Bentuk Perlindungan bagi Pemilik Rumah MBR

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara mengatakan, kolaborasi dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor perumahan nasional.

Menurutnya, program sertifikasi gratis merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah kepada masyarakat kecil agar memiliki kepastian hukum atas rumah yang mereka tempati. Ara menilai kepemilikan sertifikat menjadi salah satu aspek penting karena tidak hanya memberikan legalitas, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi sebuah rumah.

Program ini nantinya tidak berdiri sendiri, melainkan akan diintegrasikan dengan berbagai kebijakan lain, mulai dari renovasi rumah, pembangunan hunian baru, hingga penguatan ekonomi keluarga melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan.

Tiga Kelompok Masyarakat yang Berhak Mendapat Sertifikasi Gratis

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menjelaskan bahwa program sertifikasi gratis sektor perumahan akan diberikan kepada tiga kategori masyarakat berpenghasilan rendah.

Kelompok pertama adalah masyarakat yang memperoleh bantuan pemerintah di sektor perumahan. Kelompok kedua merupakan penerima Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP). Dalam program ini, status Hak Guna Bangunan (HGB) yang dimiliki akan ditingkatkan menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM), sehingga memberikan kepastian hukum yang lebih kuat bagi pemilik rumah.

Sementara itu, kelompok ketiga adalah masyarakat berpenghasilan rendah yang membangun rumah secara mandiri atau swadaya namun tetap memenuhi kriteria sebagai MBR.

Dengan cakupan tersebut, pemerintah berharap semakin banyak keluarga yang memperoleh kepastian status kepemilikan rumah sekaligus memperoleh manfaat ekonomi di masa depan.

Pemerintah Siapkan Lahan Negara untuk Pembangunan Rumah Susun

Selain program sertifikasi gratis, pemerintah juga tengah mengoptimalkan pemanfaatan lahan milik negara yang berstatus clear and clean untuk pembangunan rumah susun.

Ara mengungkapkan bahwa sejumlah lahan negara yang selama ini belum dimanfaatkan kini telah diidentifikasi dan siap dikembangkan menjadi kawasan hunian vertikal. Pendanaan pembangunan rumah susun nantinya dapat berasal dari berbagai sumber, seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Danantara, pengembang swasta, hingga program Corporate Social Responsibility (CSR). Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas ketersediaan hunian layak, khususnya di kawasan perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.

BPS Akan Memverifikasi Calon Penerima Program

Agar bantuan tepat sasaran, pemerintah menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) dalam proses penetapan penerima manfaat. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa masyarakat yang memiliki slip gaji akan mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Menteri PKP Nomor 5 Tahun 2025.

Sementara itu, pekerja sektor informal yang tidak memiliki bukti penghasilan tetap akan diverifikasi menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Verifikasi tersebut juga memastikan bahwa calon penerima berada pada kelompok desil delapan atau di bawahnya sehingga benar-benar termasuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah.

Sekitar 120 Lokasi Siap Dikembangkan

Dalam pembahasan lintas kementerian tersebut, pemerintah juga menginventarisasi lahan bekas Hak Guna Bangunan (HGB) yang berada di kawasan perkotaan.

Hingga saat ini telah teridentifikasi sekitar 120 titik yang tersebar di 15 provinsi dan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sebagai langkah lanjutan, Kementerian PKP, ATR/BPN, dan BPS dijadwalkan kembali menggelar pertemuan bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada 21 Juli 2026.

Pertemuan tersebut bertujuan mematangkan implementasi program sertifikasi gratis sekaligus memperkuat akses pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki rumah dengan status kepemilikan yang sah.

Cuan Insight: Sertifikat Rumah Tingkatkan Nilai Aset dan Akses Pembiayaan

Program sertifikasi gratis bukan hanya memberikan kepastian hukum bagi pemilik rumah, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Rumah yang telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) umumnya memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan aset dengan status hukum yang belum jelas. Selain itu, sertifikat juga dapat menjadi persyaratan penting ketika pemilik membutuhkan akses pembiayaan dari perbankan untuk modal usaha maupun kebutuhan produktif lainnya.

Bagi penerima KPR FLPP, peningkatan status dari HGB menjadi SHM juga memberikan rasa aman dalam jangka panjang karena hak kepemilikan menjadi lebih kuat. Jika implementasi program berjalan sesuai rencana, kebijakan ini berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan kepemilikan hunian yang legal dan layak di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

content-1701

article 0000191

article 0000192

article 0000193

article 0000194

article 0000195

article 0000196

article 0000197

article 0000198

article 0000199

article 0000200

article 0000201

article 0000202

article 0000203

article 0000204

article 0000205

article 0000206

article 0000207

article 0000208

article 0000209

article 0000210

article 0000211

article 0000212

article 0000213

article 0000214

article 0000215

article 0000216

article 0000217

article 0000218

article 0000219

article 0000220

article 0000221

article 0000222

article 0000223

article 0000224

article 0000225

article 0000226

article 0000227

article 0000228

article 0000229

article 0000230

article 0000231

article 0000232

article 0000233

article 0000234

article 0000235

article 0000236

article 0000237

article 0000238

article 0000239

article 0000240

article 0000241

article 0000242

article 0000243

article 0000244

article 0000245

article 0000246

article 0000247

article 0000248

article 0000249

article 0000250

article 888866

article 888867

article 888868

article 888869

article 888870

article 888871

article 888872

article 888873

article 888874

article 888875

article 888876

article 888877

article 888878

article 888879

article 888880

article 888881

article 888882

article 888883

article 888884

article 888885

article 888886

article 888887

article 888888

article 888889

article 888890

article 888891

article 888892

article 888893

article 888894

article 888895

article 888896

article 888897

article 888898

article 888899

article 888900

article 888901

article 888902

article 888903

article 888904

article 888905

article 2000186

article 2000187

article 2000188

article 2000189

article 2000190

article 2000191

article 2000192

article 2000193

article 2000194

article 2000195

article 2000196

article 2000197

article 2000198

article 2000199

article 2000200

article 2000201

article 2000202

article 2000203

article 2000204

article 2000205

article 2990206

article 2990207

article 2990208

article 2990209

article 2990210

article 2990211

article 2990212

article 2990213

article 2990214

article 2990215

article 2990216

article 2990217

article 2990218

article 2990219

article 2990220

article 2990221

article 2990222

article 2990223

article 2990224

article 2990225

article 2990226

article 2990227

article 2990228

article 2990229

article 2990230

article 2990231

article 2990232

article 2990233

article 2990234

article 2990235

article 2990236

article 2990237

article 2990238

article 2990239

article 2990240

article 2990241

article 2990242

article 2990243

article 2990244

article 2990245

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

article 2000166

article 2000167

article 2000168

article 2000169

article 2000170

article 2000171

article 2000172

article 2000173

article 2000174

article 2000175

article 2000176

article 2000177

article 2000178

article 2000179

article 2000180

article 2000181

article 2000182

article 2000183

article 2000184

article 2000185

article 2000186

article 2000187

article 2000188

article 2000189

article 2000190

article 2000191

article 2000192

article 2000193

article 2000194

article 2000195

article 2000196

article 2000197

article 2000198

article 2000199

article 2000200

article 2000201

article 2000202

article 2000203

article 2000204

article 2000205

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

article 838000441

article 838000442

article 838000443

article 838000444

article 838000445

article 838000446

article 838000447

article 838000448

article 838000449

article 838000450

article 838000451

article 838000452

article 838000453

article 838000454

article 838000455

article 838000456

article 838000457

article 838000458

article 838000459

article 838000460

article 838000461

article 838000462

article 838000463

article 838000464

article 838000465

article 838000466

article 838000467

article 838000468

article 838000469

article 838000470

article 838000471

article 838000472

article 838000473

article 838000474

article 838000475

article 838000476

article 838000477

article 838000478

article 838000479

article 838000480

content-1701