Allianz dan Maybank Buka Akses Investasi Global Berbasis Dolar AS, Ada Target 5,5%
Cuaninsight – PT Asuransi Allianz Life Indonesia bersama PT Bank Maybank Indonesia Tbk menghadirkan pilihan investasi global berbasis dolar Amerika Serikat (USD) melalui produk asuransi jiwa unit link. Fitur baru tersebut bernama Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund dan ditujukan bagi nasabah Maybank Indonesia yang memiliki produk MyProtection Investa II dan MyProtection Growth.
Melalui fitur ini, nasabah memperoleh pilihan untuk menempatkan dana pada subdana dalam polis dasar. Pengelolaan investasinya dilakukan oleh PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia).
Kehadiran produk tersebut menggabungkan unsur investasi global dengan perlindungan asuransi. Bagi nasabah, pilihan ini dapat menjadi bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang, termasuk diversifikasi aset, kebutuhan pendidikan, mobilitas internasional, hingga berbagai kebutuhan finansial lainnya.
Investasi Saham Global dalam Denominasi Dolar AS
Chief Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia Ancilla Lily mengatakan dana yang ditempatkan dalam produk berdenominasi USD tersebut dirancang untuk memberikan peluang pertumbuhan jangka panjang sekaligus membangun nilai tunai dalam polis.
Nilai tunai tersebut diharapkan dapat mendukung keberlangsungan perlindungan asuransi dalam jangka panjang.
Kolaborasi dengan Maybank Indonesia juga menjadi bagian dari upaya Allianz Life menghadirkan solusi keuangan yang menggabungkan kebutuhan investasi dan proteksi dalam satu produk.
Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund memberikan akses kepada nasabah terhadap pasar saham global. Dengan denominasi dolar AS, produk tersebut juga menawarkan eksposur terhadap aset investasi internasional.
Namun, akses ke pasar global tetap memiliki risiko investasi. Pergerakan harga saham, nilai tukar, kondisi ekonomi global, serta kinerja aset di dalam subdana dapat memengaruhi nilai investasi nasabah.
Portofolio Didominasi Saham Global
Dari sisi alokasi aset, Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund memiliki porsi investasi yang cukup besar pada saham global. Sebanyak 80% hingga 100% portofolio dapat ditempatkan pada saham global. Sementara itu, sekitar 0% hingga 20% dialokasikan pada instrumen pasar uang.
Pengelolaan dilakukan secara aktif dengan pendekatan multi-style. Dalam strategi tersebut, faktor nilai atau value menjadi salah satu pertimbangan dominan dalam menentukan pilihan investasi.
Dengan struktur tersebut, kinerja subdana akan sangat berkaitan dengan pergerakan pasar saham global. Ketika pasar saham mengalami volatilitas tinggi, nilai investasi dalam subdana juga dapat mengalami perubahan.
Dikelola Secara Aktif oleh AllianzGI Indonesia
President Director dan Head of Indonesia AllianzGI Indonesia Aliyahdin atau Adi Saugi menjelaskan bahwa pengelolaan Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund didukung proses investasi yang terstruktur.
Strategi tersebut mencakup riset mendalam, kapabilitas investasi, serta penerapan manajemen risiko.
Pendekatan multi-style memungkinkan pengelola melihat berbagai faktor yang dapat memengaruhi kinerja sebuah perusahaan. Strategi tersebut juga digunakan untuk menyeimbangkan peluang dan risiko ketika kondisi pasar mengalami perubahan.
Evaluasi terhadap pembayaran pendapatan bulanan juga dilakukan secara berkala. Tujuannya untuk mempertimbangkan kewajaran dan keberlanjutan nilai investasi bagi nasabah.
Ada Target Distribusi Pendapatan 5,5% per Tahun
Salah satu fitur yang ditawarkan Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund adalah potensi pembayaran pendapatan tunai setiap bulan. Target distribusinya mencapai 5,5% per tahun dari Nilai Aktiva Bersih (NAB).
Namun, angka tersebut merupakan target distribusi dan bukan imbal hasil tetap yang dijamin. Sumber pembayaran dapat berasal dari pendapatan investasi, kenaikan nilai investasi, modal, atau kombinasi dari beberapa sumber tersebut.
Besaran maupun realisasi pembayaran dapat berubah. Evaluasinya mempertimbangkan kondisi pasar, kinerja investasi, serta hasil pengelolaan portofolio.
Karena itu, nasabah perlu membedakan antara target distribusi pendapatan dengan keuntungan investasi yang dijamin.
Distribusi dari Modal Bisa Mengurangi Nilai Investasi
Hal penting lainnya adalah memahami sumber pembayaran pendapatan. Apabila pembayaran distribusi berasal dari modal, nilai investasi yang terdapat dalam polis dapat berkurang. Kondisi tersebut juga berpotensi mengurangi pertumbuhan modal pada masa mendatang.
Lebih jauh, penurunan saldo investasi dapat memengaruhi kecukupan dana untuk membayar biaya perlindungan asuransi.
Dengan demikian, pembayaran pendapatan bulanan tidak dapat disamakan dengan kupon tetap pada instrumen investasi tertentu. Realisasi distribusi tetap bergantung pada kondisi dan evaluasi investasi.
Maybank Dorong Portofolio Keuangan Lintas Batas
Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia Bianto Surodjo mengatakan peluncuran fitur tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
Melalui kolaborasi dengan Allianz Life, nasabah mendapatkan akses terhadap investasi jangka panjang dan pasar global, sekaligus perlindungan asuransi yang terintegrasi.
Konsep tersebut sejalan dengan kebutuhan sebagian nasabah yang ingin membangun portofolio keuangan lintas batas dengan eksposur terhadap aset internasional.
Selain itu, ketersediaan subdana pada MyProtection Investa II dan MyProtection Growth memberikan fleksibilitas terkait pilihan pembayaran premi yang dapat disesuaikan dengan rencana keuangan masing-masing nasabah.
Sesuaikan dengan Tujuan dan Profil Risiko
Allianz Life dan Maybank Indonesia mengingatkan nasabah untuk tidak memilih produk maupun subdana hanya berdasarkan potensi distribusi pendapatan.
Pilihan investasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan perlindungan, tujuan keuangan, kemampuan membayar premi, jangka waktu investasi, serta profil risiko.
Hal tersebut menjadi semakin penting karena Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund memiliki eksposur tinggi terhadap saham global. Nilai investasi dapat naik maupun turun mengikuti kondisi pasar.
Nasabah juga perlu memahami bahwa denominasi dolar AS tidak menghilangkan risiko investasi. Perubahan nilai tukar maupun kondisi pasar internasional tetap dapat memengaruhi nilai aset dan hasil investasi.
Pada akhirnya, kolaborasi Allianz Life dan Maybank Indonesia menawarkan alternatif bagi nasabah yang membutuhkan kombinasi proteksi dan akses investasi global. Namun, struktur produk, mekanisme distribusi pendapatan, risiko pasar, serta dampaknya terhadap nilai tunai polis perlu dipahami sebelum nasabah menentukan pilihan.
