Harga Emas Antam di Idul Adha 2026 Turun ke Rp2,785 Juta per Gram, Momentum Beli?
Cuaninsight – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (27/5), bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Berdasarkan pemantauan harga di laman Logam Mulia, emas Antam turun Rp13.000 per gram menjadi Rp2.785.000, dari sebelumnya Rp2.798.000 per gram.
Penurunan ini juga diikuti oleh harga pembelian kembali atau buyback, yang ikut melemah menjadi Rp2.594.000 per gram.
Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Buyback Ikut Melemah
Pergerakan harga emas biasanya dipengaruhi berbagai faktor global, mulai dari:
Nilai tukar dolar AS
Suku bunga bank sentral
Permintaan aset safe haven
Ketegangan geopolitik dunia
Pergerakan harga emas internasional
Saat harga jual emas turun, nilai buyback biasanya ikut menyesuaikan.
Bagi investor, buyback penting karena menjadi acuan harga ketika ingin menjual kembali emas ke Antam.
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Terbaru
Berikut rincian harga emas Antam berdasarkan pecahan:
0,5 gram: Rp1.442.500
1 gram: Rp2.785.000
2 gram: Rp5.510.000
3 gram: Rp8.240.000
5 gram: Rp13.700.000
10 gram: Rp27.345.000
25 gram: Rp68.237.000
50 gram: Rp136.395.000
100 gram: Rp272.712.000
250 gram: Rp681.515.000
500 gram: Rp1.362.820.000
1.000 gram: Rp2.725.600.000
Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar.
Ketentuan Pajak Saat Beli dan Jual Emas Antam
Investor emas juga perlu memahami aturan pajak yang berlaku dalam transaksi logam mulia.
Pajak pembelian emas:
Mengacu aturan pemerintah, pembelian emas dikenakan PPh Pasal 22, yaitu:
0,45% untuk pemilik NPWP
0,9% bagi non-NPWP
Setiap transaksi akan disertai bukti potong pajak.
Pajak saat buyback:
Penjualan kembali emas ke Antam dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan:
1,5% untuk pemilik NPWP
3% bagi non-NPWP
Pajak dipotong langsung dari nilai transaksi buyback.
Kenapa Harga Emas Bisa Turun?
Meski dikenal sebagai aset lindung nilai (safe haven), harga emas tetap mengalami fluktuasi.
Beberapa penyebab penurunan harga antara lain:
📉 Penguatan dolar AS
📉 Ekspektasi kenaikan suku bunga global
📉 Penurunan permintaan investor
📉 Penguatan pasar saham dan aset berisiko
Karena itu, investor emas perlu memperhatikan faktor makroekonomi sebelum mengambil keputusan beli atau jual.
Apakah Penurunan Harga Jadi Momentum Beli?
Penurunan harga emas sering dipandang berbeda oleh setiap investor.
Sebagian melihatnya sebagai:
Peluang akumulasi jangka panjang, terutama bagi investor yang rutin membeli emas secara berkala. Namun sebagian lain memilih menunggu tren harga lebih stabil.
Strategi terbaik biasanya disesuaikan dengan tujuan investasi:
Jangka pendek → lebih sensitif terhadap fluktuasi harga
Jangka panjang → fokus pada akumulasi aset
Cuan Insight: Emas Masih Jadi Instrumen Favorit Saat Ketidakpastian Global
Meski harga harian bergerak naik turun, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit ketika pasar menghadapi ketidakpastian.
Alasannya:
✓ Relatif tahan terhadap inflasi jangka panjang
✓ Mudah dicairkan
✓ Cocok untuk diversifikasi portofolio
✓ Menjadi aset lindung nilai saat volatilitas meningkat
Penurunan harga emas Antam kali ini bisa menjadi perhatian investor yang sedang menunggu momentum masuk pasar.
Namun sebelum membeli, penting mempertimbangkan tujuan investasi, profil risiko, serta kondisi ekonomi global yang masih dinamis.

