Garudafood Siapkan Buyback Rp50 Miliar, Strategi Jaga Stabilitas Saham GOOD
Cuaninsight – Pergerakan emiten di pasar modal kembali menjadi perhatian investor, terutama ketika perusahaan mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga saham. Salah satu aksi korporasi terbaru datang dari sektor industri makanan dan minuman.
PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (kode saham GOOD) mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal mencapai Rp50 miliar. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan likuiditas saham di pasar.
Rencana tersebut telah disampaikan dalam keterbukaan informasi dan akan diajukan untuk mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 23 April 2026.
Target Buyback Hingga 143 Juta Saham
Dalam aksi korporasi ini, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk menargetkan pembelian kembali maksimal 143,31 juta saham, yang setara dengan sekitar 0,39 persen dari total saham disetor.
Seluruh dana yang digunakan untuk buyback akan berasal dari kas internal perusahaan. Perseroan memastikan bahwa langkah ini tidak akan mengganggu kondisi keuangan maupun operasional perusahaan secara signifikan.
Pelaksanaan buyback direncanakan berlangsung dalam jangka waktu paling lama 12 bulan setelah RUPSLB disetujui.
Tujuan Buyback: Jaga Stabilitas Harga Saham
Manajemen PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama dari aksi buyback ini adalah memberikan fleksibilitas bagi perusahaan dalam menjaga stabilitas harga saham.
Langkah ini biasanya dilakukan ketika harga saham dinilai belum mencerminkan kinerja dan fundamental perusahaan secara optimal.
Dengan adanya buyback, perusahaan memiliki mekanisme untuk menopang harga saham di pasar, sekaligus memberikan sinyal positif kepada investor mengenai keyakinan manajemen terhadap prospek bisnis ke depan.
Gandeng Sekuritas untuk Eksekusi
Untuk menjalankan aksi buyback ini, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk akan menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai anggota bursa yang bertugas mengeksekusi pembelian saham di Bursa Efek Indonesia.
Harga pelaksanaan buyback akan mengacu pada ketentuan yang berlaku, termasuk regulasi dalam POJK 29/2023 yang mengatur batasan harga dan mekanisme pembelian kembali saham oleh emiten.
Saham Akan Disimpan sebagai Treasury Stock
Saham hasil buyback nantinya akan disimpan sebagai treasury stock dengan jangka waktu maksimal tiga tahun.
Setelah periode tersebut, perusahaan memiliki opsi untuk mengalihkan kembali saham tersebut ke pasar, baik melalui bursa maupun di luar bursa, dengan harga yang sama atau lebih tinggi dari harga pembelian.
Strategi ini memberikan fleksibilitas tambahan bagi perusahaan dalam mengelola struktur modal serta memanfaatkan momentum pasar di masa depan.
Pergerakan Saham GOOD di Pasar
Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, saham GOOD tercatat berada di level Rp344 per saham pada sesi II tanggal 17 Maret 2026, relatif stabil dibandingkan penutupan sebelumnya.
Namun, dalam periode sepekan terakhir, saham GOOD mengalami koreksi sekitar 1,14 persen, mencerminkan adanya tekanan jangka pendek di pasar.
Melalui aksi buyback ini, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk berharap dapat meningkatkan kepercayaan investor sekaligus menjaga stabilitas harga saham di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.

