Obligasi Bank Victoria Melantai di BEI, Tawarkan Kupon Tetap 8,75% Hingga 2029
Cuan Insight– PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) resmi menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2026 dengan nilai emisi mencapai Rp600 miliar. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam memperkuat struktur pendanaan jangka menengah sekaligus mendukung pengembangan bisnis di tengah dinamika industri perbankan nasional.
Penerbitan obligasi tersebut dilakukan setelah masa penawaran umum berakhir pada 29 Juni 2026. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), obligasi ini menawarkan tingkat bunga tetap sebesar 8,75 persen per tahun dengan jangka waktu atau tenor selama tiga tahun.
Ditawarkan pada Harga 100 Persen dari Nilai Pokok
Dalam aksi korporasi ini, obligasi diterbitkan dengan harga 100 persen dari nilai pokok, sehingga investor memperoleh instrumen pendapatan tetap tanpa premi maupun diskon saat penerbitan.
Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada 1 Juli 2029. Selama masa berlakunya, pemegang obligasi akan menerima pembayaran bunga secara berkala setiap tiga bulan sekali.
Pembayaran kupon pertama dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober 2026. Sementara itu, pembayaran bunga terakhir akan dilakukan bersamaan dengan pelunasan pokok obligasi saat jatuh tempo.
Skema pelunasan yang digunakan adalah bullet payment, yakni seluruh nilai pokok obligasi dibayarkan sekaligus pada akhir masa tenor.
Total Emisi Tahap Pertama Mencapai Rp600 Miliar
Manajemen Bank Victoria menegaskan bahwa seluruh obligasi yang diterbitkan pada tahap pertama memiliki nilai pokok sebesar Rp600 miliar. Dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75 persen per tahun, instrumen ini diharapkan menjadi salah satu pilihan investasi bagi investor yang menginginkan arus pendapatan tetap selama periode investasi.
Penerbitan ini juga menjadi bagian dari program Obligasi Berkelanjutan V, yang memungkinkan perseroan menghimpun pendanaan melalui beberapa tahap penerbitan sesuai kebutuhan perusahaan.

Victoria Sekuritas Jadi Penjamin Emisi
Dalam proses penerbitan obligasi tersebut, PT Victoria Sekuritas Indonesia dipercaya sebagai penjamin pelaksana emisi sekaligus penjamin emisi efek. Perusahaan memberikan penjaminan menggunakan dua skema, yakni:
Full commitment sebesar Rp400 miliar, atau seluruh porsi penjaminan pada skema tersebut.
Best effort sebesar Rp200 miliar.
Melalui kombinasi kedua skema tersebut, total nilai obligasi yang berhasil diterbitkan mencapai Rp600 miliar sesuai target emisi.
Keterlibatan Victoria Sekuritas menunjukkan dukungan penuh terhadap keberhasilan aksi korporasi Bank Victoria dalam memperoleh pendanaan dari pasar modal.
Bank Mega Bertindak sebagai Wali Amanat
Selain penjamin emisi, penerbitan obligasi ini juga melibatkan PT Bank Mega Tbk sebagai wali amanat. Peran wali amanat sangat penting dalam mewakili kepentingan para pemegang obligasi selama masa berlaku surat utang tersebut. Wali amanat akan memastikan seluruh hak investor dipenuhi sesuai ketentuan yang tercantum dalam perjanjian penerbitan obligasi.
Telah Kantongi Izin Efektif dari OJK
Sebelum memasuki masa penawaran umum, obligasi Bank Victoria telah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 24 Juni 2026.
Setelah itu, proses penerbitan berjalan sesuai jadwal, yaitu:
Masa penawaran umum: 25–29 Juni 2026
Penjatahan obligasi: 30 Juni 2026
Distribusi obligasi secara elektronik: 1 Juli 2026
Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI): 2 Juli 2026
Dengan selesainya seluruh tahapan tersebut, obligasi Bank Victoria resmi dapat diperdagangkan di pasar sekunder melalui Bursa Efek Indonesia.
Langkah Strategis Memperkuat Pendanaan
Penerbitan obligasi senilai Rp600 miliar menjadi salah satu strategi Bank Victoria untuk memperkuat sumber pendanaan jangka menengah sekaligus menjaga fleksibilitas likuiditas perusahaan.
Di tengah kebutuhan perbankan untuk memperluas pembiayaan dan meningkatkan daya saing, instrumen obligasi masih menjadi salah satu alternatif pendanaan yang banyak dimanfaatkan emiten karena menawarkan struktur pembiayaan yang lebih terukur.
Dengan kupon tetap sebesar 8,75 persen per tahun, tenor tiga tahun, serta jadwal pembayaran bunga yang dilakukan setiap kuartal, obligasi BVIC diharapkan mampu menarik minat investor yang mencari instrumen pendapatan tetap sekaligus mendukung ekspansi bisnis Bank Victoria dalam beberapa tahun mendatang.

