Jurnalis Senior Karni Ilyas Duduki Kursi Komisaris Independen DEWA
Cuan Insight– Jurnalis senior Karni Ilyas resmi dipercaya menduduki jabatan Komisaris Independen di PT Darma Henwa Tbk (DEWA). Keputusan tersebut diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Senin, 29 Juni 2026.
Penunjukan Karni Ilyas menjadi perhatian publik karena sosoknya selama puluhan tahun dikenal sebagai wartawan dan pembawa acara yang aktif mengawal berbagai isu nasional. Kini, ia memasuki babak baru dengan bergabung dalam jajaran komisaris salah satu perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Diangkat dalam RUPST PT Darma Henwa
Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham menyetujui susunan baru dewan komisaris dan direksi PT Darma Henwa Tbk. Bambang Irawan Hendradi dipercaya mengemban tugas sebagai Presiden Komisaris, sementara posisi Wakil Presiden Komisaris Independen ditempati Suadi Atma.
Di jajaran komisaris terdapat Nalinkant Amratlal Rathod, Wisnu Wahyudin Pettalolo, dan Sorimuda Pulungan. Sementara itu, posisi Komisaris Independen diisi oleh Gories Mere, Agus Suharyono, dan Karni Ilyas.

Untuk jajaran direksi, Teguh Boentoro kembali dipercaya menjabat sebagai Presiden Direktur dan didampingi sejumlah direktur lainnya yang akan melanjutkan pengelolaan operasional perusahaan.
Karni Ilyas, Sosok yang Lama Berkecimpung di Dunia Jurnalistik
Nama Karni Ilyas sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang mengikuti perkembangan dunia media dan jurnalistik. Pria yang memiliki nama lengkap Sukarni Ilyas ini lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 25 September 1952.
Karni menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Publisistik (STP), yang kini dikenal sebagai Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Ia juga melanjutkan studi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Di luar aktivitas profesionalnya, Karni dikenal sebagai sosok keluarga. Ia menikah dengan Yulina dan dikaruniai tiga orang anak.
BACA JUGA: Anindya Bakrie di Beijing: Tegaskan Komitmen Kadin Jaga Hubungan Strategis Indonesia-China
Perjalanan Karier Dimulai dari Nol
Karier jurnalistik Karni Ilyas dimulai sejak usia muda. Ketika masih duduk di bangku sekolah di Padang, ia telah aktif menulis dan beberapa karyanya dimuat di surat kabar nasional.
Saat merantau ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan, Karni berusaha mencari pekerjaan sebagai wartawan agar dapat membiayai kebutuhan hidupnya. Ia sempat melamar menjadi reporter di Harian Suara Karya dengan hanya berbekal ijazah SMA dan pengalaman menulis.
Meski lamaran pertamanya ditolak karena belum tersedia lowongan, Karni tidak menyerah mengejar cita-citanya menjadi seorang jurnalis. Kegigihan tersebut menjadi titik awal perjalanan panjang yang kemudian mengantarkannya menjadi salah satu figur media paling dikenal di Indonesia.
Dari Media ke Dunia Korporasi
Pengangkatan Karni Ilyas sebagai Komisaris Independen menandai langkah baru dalam perjalanan profesionalnya. Pengalaman panjang di bidang jurnalistik dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan fungsi pengawasan perusahaan, terutama terkait tata kelola, transparansi, dan penerapan prinsip-prinsip independensi.
Sebagai Komisaris Independen, Karni diharapkan dapat memberikan pandangan yang objektif sekaligus memperkuat praktik tata kelola perusahaan yang baik di lingkungan PT Darma Henwa.
Penunjukan ini juga menunjukkan bahwa pengalaman lintas sektor, termasuk dari dunia media, dapat menjadi nilai tambah dalam mendukung pengembangan perusahaan di tengah dinamika dunia usaha.
Dengan bergabungnya Karni Ilyas dalam jajaran komisaris, publik kini menantikan kontribusi yang akan diberikannya pada babak baru karier di luar dunia jurnalistik yang telah membesarkan namanya selama puluhan tahun.

