Bank Jago Tembus 15,2 Juta Pengguna, Ini Rahasia Cuan dari Aplikasi Jago

Cuaninsight – PT Bank Jago Tbk (ARTO) menandai tonggak penting dalam perjalanan digitalnya dengan merayakan lima tahun kehadiran Aplikasi Jago sejak pertama kali diluncurkan pada April 2021.

Dalam kurun waktu tersebut, Aplikasi Jago telah berkembang pesat dari sekadar layanan transaksi perbankan menjadi platform pengelolaan keuangan yang terintegrasi dengan berbagai fitur inovatif, termasuk investasi.

Hingga Maret 2026, jumlah pengguna aplikasi ini telah mencapai 15,2 juta, mencerminkan tingginya adopsi layanan perbankan digital di Indonesia.

Fitur Kantong Jadi Andalan Pengguna

Salah satu fitur unggulan yang menjadi pembeda Aplikasi Jago adalah “Kantong”. Fitur ini memungkinkan pengguna memisahkan uang berdasarkan tujuan keuangan, sehingga lebih mudah mengatur pengeluaran.

Menurut Irene Santoso, fitur Kantong terbukti efektif dalam membantu pengguna membangun disiplin finansial. Saat ini, total penggunaan Kantong telah mencapai 43,2 juta, atau rata-rata hampir tiga Kantong per pengguna.

Kantong Pengeluaran menjadi yang paling populer, digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti makan, belanja, hingga pembayaran tagihan. Tidak hanya itu, fitur ini juga dimanfaatkan untuk kebutuhan usaha dan dana musiman seperti THR, Lebaran, hingga kurban.

Teknologi Machine Learning Tingkatkan Kontrol Keuangan

Untuk membantu pengguna memahami kondisi keuangan mereka, Aplikasi Jago dilengkapi fitur Analisis Pengeluaran. Fitur ini secara otomatis mencatat dan mengelompokkan transaksi menggunakan teknologi machine learning.

Dengan adanya fitur ini, pengguna dapat melihat pola pemasukan dan pengeluaran secara lebih jelas. Hal ini tentu memudahkan dalam membuat keputusan finansial yang lebih bijak.

Pendekatan berbasis teknologi ini menjadi salah satu faktor yang membuat Aplikasi Jago semakin relevan di era digital.

Tren Investasi Meningkat Pesat

Tidak hanya fokus pada transaksi, PT Bank Jago Tbk juga memperluas ekosistemnya ke sektor investasi. Minat pengguna untuk berinvestasi terus meningkat, terlihat dari pertumbuhan nasabah yang terhubung dengan platform mitra seperti Bibit dan Stockbit yang naik 38,2% secara tahunan.

Dari sisi preferensi, reksadana menjadi instrumen paling diminati dengan porsi 44%, disusul saham 42%, dan obligasi 14%.

Selain itu, pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) di Bank Jago juga meningkat lebih dari dua kali lipat sepanjang 2025, menandakan semakin banyak pengguna yang aktif berinvestasi.

Integrasi Portofolio Investasi dalam Satu Aplikasi

Untuk meningkatkan kenyamanan, Bank Jago kini menghadirkan tampilan terintegrasi yang memungkinkan pengguna memantau seluruh aset investasi dalam satu aplikasi.

Fitur ini terhubung langsung dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta platform investasi mitra. Dengan demikian, pengguna dapat melihat portofolio secara menyeluruh tanpa perlu berpindah aplikasi.

Kemudahan ini membantu investor dalam mengambil keputusan berbasis data yang lebih lengkap dan real-time.

Cuan Insight: Kelola Uang Lebih Cerdas, Peluang Untung Lebih Besar

Dari perspektif “cuan insight”, kehadiran Aplikasi Jago membuka peluang besar bagi masyarakat untuk mengelola keuangan sekaligus berinvestasi dalam satu ekosistem.

Beberapa keunggulan yang bisa dimanfaatkan:

Pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur melalui fitur Kantong
Analisis pengeluaran otomatis untuk kontrol finansial
Akses mudah ke berbagai instrumen investasi
Integrasi data yang memudahkan pengambilan keputusan

Dengan strategi yang tepat, pengguna tidak hanya bisa mengatur keuangan dengan lebih baik, tetapi juga memaksimalkan potensi keuntungan dari investasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *