Laba Melonjak, Ultra Voucher Siapkan Strategi Baru untuk Perkuat Bisnis 2026

CuaninsightPT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) atau Ultra Voucher melihat peluang bisnis yang semakin terbuka pada 2026 seiring berkembangnya industri voucher digital, gift card, rewards, dan loyalty. Perusahaan tidak lagi memandang voucher sekadar sebagai alat pembayaran atau hadiah, tetapi mulai mengembangkannya sebagai bagian dari strategi untuk membangun loyalitas dan engagement konsumen maupun pelanggan korporasi.

Direktur Ultra Voucher Riky Boy H Permata mengatakan, pertemuan berbagai layanan tersebut menciptakan ruang pertumbuhan baru bagi perseroan. Karena itu, strategi Ultra Voucher diarahkan bukan hanya untuk menambah jumlah produk, tetapi juga meningkatkan fleksibilitas penggunaan voucher serta memperluas akses bagi konsumen dan pelanggan bisnis.

“Kami melihat peluang pertumbuhan yang semakin besar pada konvergensi voucher, gift card, rewards, dan loyalty. Karena itu, fokus kami bukan hanya memperluas jumlah produk, tetapi juga meningkatkan fleksibilitas penggunaan dan memperluas titik akses bagi konsumen maupun pelanggan korporasi,” ujar Riky dalam Pubex Live 2026, Kamis (10/9/2026).

UVGC 2.0 Jadi Bagian Strategi Ekspansi

Salah satu langkah yang disiapkan Ultra Voucher adalah pengembangan Ultra Voucher Gift Card (UVGC) 2.0. Produk tersebut dirancang sebagai gift card universal yang dapat digunakan secara langsung di kasir merchant.

Pengembangan UVGC 2.0 tidak hanya menyasar kebutuhan gifting atau pemberian hadiah. Ultra Voucher juga mengarahkannya untuk mendukung program rewards dan loyalty yang semakin banyak digunakan perusahaan dalam mempertahankan hubungan dengan pelanggan maupun karyawan.

Perseroan menargetkan penggunaan UVGC melalui electronic data capture (EDC) perbankan dan integrasi dengan sejumlah jaringan perbankan lainnya mulai kuartal IV 2026.

Dengan integrasi tersebut, penggunaan gift card diharapkan menjadi semakin praktis karena dapat menjangkau lebih banyak titik transaksi. Konsumen pun memiliki lebih banyak pilihan dalam menggunakan voucher yang dimiliki.

Voucher Masuk ke Bisnis Loyalty

Peluang yang dibidik Ultra Voucher tidak berhenti pada transaksi konsumen. Perseroan juga mengembangkan voucher sebagai instrumen dalam program loyalitas.

Poin yang dikumpulkan konsumen melalui program loyalty perusahaan nantinya dapat dikonversi menjadi UVGC maupun voucher digital. Voucher tersebut kemudian bisa digunakan di jaringan merchant yang terhubung dengan ekosistem UVGC .

Model ini memberikan fungsi yang lebih luas bagi voucher. Bagi perusahaan, voucher dapat digunakan sebagai bagian dari strategi penghargaan kepada pelanggan. Sementara bagi konsumen, poin loyalty berubah menjadi manfaat yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada segmen business-to-business (B2B), UVGC diarahkan untuk membantu perusahaan menjalankan program rewards dan engagement. Adapun di segmen business-to-consumer (B2C), Ultra Voucher memperluas akses pembelian voucher melalui integrasi dengan aplikasi pihak ketiga.

Kinerja Semester I 2026 Menguat

Ekspansi bisnis tersebut berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja keuangan perseroan. Ultra Voucher mencatat laba bersih Rp8,3 miliar pada semester I 2026, melonjak sekitar 604% secara tahunan atau year-on-year (YoY) dibandingkan Rp1,2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan juga terlihat dari sisi pendapatan. Pendapatan perseroan naik 42,5% YoY menjadi Rp628,8 miliar, dari sebelumnya Rp441,4 miliar.

Laba bruto meningkat 49,5% menjadi Rp28,6 miliar. Sementara itu, EBITDA melonjak 231% menjadi Rp9,6 miliar dari Rp2,9 miliar.

Direktur Utama PT Trimegah Karya Pratama Tbk Hady Kuswanto menilai pencapaian tersebut menjadi momentum positif bagi perusahaan untuk melanjutkan pengembangan ekosistem.

“Kinerja semester pertama 2026 menjadi momentum positif bagi Ultra Voucher. Pertumbuhan pendapatan sebesar 42,5% yang diikuti dengan peningkatan EBITDA dan laba bersih menunjukkan bahwa pengembangan bisnis dan ekosistem yang kami lakukan mulai memberikan kontribusi yang semakin kuat terhadap kinerja Perseroan,” ujar Hady.

Ekosistem Ultra Voucher Terus Diperluas

Ultra Voucher saat ini memiliki ekosistem yang cukup luas. Perseroan mencatat lebih dari 1.000 brand, 700 mitra B2B, dan 50.000 outlet di Indonesia. Jumlah pengguna aplikasi juga telah mencapai lebih dari 900.000 pengguna.

Ekosistem tersebut mencakup Ultra Voucher Mobile Application, Ultra Voucher Gift Card (UVGC), Ultra Gift, Reward & API Service (RACE), Merchant Application, serta integrasi dengan EDC dan point of sale (POS).

Kehadiran berbagai kanal tersebut menjadi modal bagi UVGC untuk menjalankan strategi omnichannel. Perseroan menghubungkan transaksi digital dengan penggunaan voucher secara langsung di merchant fisik.

Konsep tersebut memungkinkan konsumen membeli voucher melalui aplikasi pihak ketiga yang sudah mereka gunakan dalam aktivitas sehari-hari. Setelah itu, voucher dapat dimanfaatkan pada jaringan merchant yang tersedia dalam ekosistem Ultra Voucher.

Prospek Bisnis 2026

Perkembangan industri digital membuat fungsi voucher semakin luas. Jika sebelumnya voucher lebih banyak digunakan sebagai hadiah atau alat promosi, kini instrumen tersebut dapat menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen.

Bagi Ultra Voucher, tren tersebut membuka peluang untuk memperbesar transaksi sekaligus memperluas sumber pendapatan dari segmen B2B dan B2C.

Pengembangan UVGC 2.0, integrasi dengan jaringan perbankan, pemanfaatan program loyalty, hingga pendekatan omnichannel menjadi sejumlah strategi yang dapat memperkuat posisi perseroan.

Dengan pertumbuhan kinerja pada semester pertama 2026 dan ekosistem yang telah mencakup ribuan brand serta puluhan ribu outlet, Ultra Voucher memiliki modal untuk melanjutkan ekspansi. Tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan tersebut tetap diiringi peningkatan efisiensi, perluasan merchant, dan semakin tingginya penggunaan voucher oleh konsumen.

Jika strategi tersebut berjalan konsisten, voucher berpotensi bukan lagi sekadar produk digital untuk transaksi maupun hadiah, melainkan menjadi mesin loyalty yang menghubungkan brand, perusahaan, merchant, dan konsumen dalam satu ekosistem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *