Sukuk Ritel SR025 Resmi Dibuka, Kenali Imbal Hasil 6,8% dan 6,9% Sebelum Investasi
Cuaninsight – Pemerintah resmi membuka masa penawaran Sukuk Ritel (SR) seri SR025 mulai Jumat, 21 Agustus 2026. Instrumen investasi ritel berbasis syariah ini hadir dalam dua pilihan tenor, yakni SR025T3 dengan tenor tiga tahun dan SR025T5 dengan tenor lima tahun.
Kementerian Keuangan menetapkan imbal hasil yang cukup menarik untuk kedua seri tersebut. SR025T3 menawarkan imbal hasil 6,8% per tahun, sedangkan SR025T5 memberikan imbal hasil 6,9% per tahun.
Penawaran Sukuk Ritel SR025 menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin menempatkan dana pada instrumen investasi yang diterbitkan pemerintah sekaligus memperoleh imbal hasil secara berkala.
SR025 Hadir dengan Dua Pilihan Tenor
Berdasarkan keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, pemerintah menyediakan dua pilihan jatuh tempo melalui SR025.
Investor yang memilih SR025T3 akan mendapatkan tenor tiga tahun dengan imbal hasil 6,8% per tahun. Sementara itu, SR025T5 memiliki tenor lima tahun dengan imbal hasil lebih tinggi, yaitu 6,9% per tahun.
Perbedaan tenor tersebut memberikan pilihan kepada investor untuk menyesuaikan investasi dengan kebutuhan dan tujuan keuangan masing-masing.
Kemenkeu juga menetapkan pembayaran imbalan dilakukan secara berkala. Tanggal pembayaran imbalan ditetapkan setiap tanggal 10 setiap bulan.
Dengan mekanisme tersebut, investor dapat memperoleh arus kas berkala selama masih memiliki kepemilikan Sukuk Ritel sesuai ketentuan yang berlaku.
Cara Membeli Sukuk Ritel SR025 Secara Online
Pemesanan SR025T3 dan SR025T5 dilakukan secara online melalui sistem elektronik yang disediakan oleh Mitra Distribusi yang terhubung dengan sistem e-SBN.
Secara umum, proses pembelian Sukuk Ritel SR025 terdiri dari empat tahapan utama. Investor terlebih dahulu melakukan registrasi atau pendaftaran, kemudian melanjutkan ke tahap pemesanan.
Setelah pesanan dibuat, investor melakukan pembayaran sesuai nilai pemesanan. Tahap terakhir adalah konfirmasi kepemilikan.
Kemenkeu menunjuk 33 Mitra Distribusi untuk melayani pemesanan SR025 secara langsung melalui sistem elektronik atau layanan online. Masyarakat yang tertarik dapat memilih Mitra Distribusi sesuai dengan platform atau lembaga keuangan yang biasa digunakan.
Pilihan Mitra Distribusi SR025
Mitra Distribusi SR025 berasal dari berbagai kelompok lembaga keuangan. Untuk kategori bank umum, terdapat antara lain BCA, CIMB Niaga, Danamon, DBS Indonesia, HSBC Indonesia, Bank Mandiri, Maybank Indonesia, Bank Mega, BNI, OCBC NISP, Bank Panin, PermataBank, BRI, BTN, UOB Indonesia, Standard Chartered Bank, Bank Victoria International, serta SMBC Indonesia.
Sementara untuk bank umum syariah, pemerintah menunjuk Bank Syariah Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia.
Adapun perusahaan efek yang menjadi Mitra Distribusi meliputi BRI Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Trimegah Sekuritas Indonesia, Bahana Sekuritas, Binaartha Sekuritas, Phillip Sekuritas Indonesia, BNI Sekuritas, Panin Sekuritas, dan Ajaib Sekuritas Asia.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan sejumlah platform perusahaan efek khusus atau APERD financial technology, yakni Bareksa, FUNDtastic+, Tanamduit, dan Bibit.

Imbal Hasil 6,8% dan 6,9% Jadi Daya Tarik
Penetapan imbal hasil menjadi salah satu hal yang menarik perhatian calon investor. Dengan imbal hasil 6,8% untuk SR025T3 dan 6,9% untuk SR025T5, investor memiliki pilihan untuk mengejar arus imbalan berkala dengan jangka waktu berbeda.
Namun, calon investor tetap perlu memahami karakteristik Sukuk Ritel sebelum melakukan pembelian. Keputusan investasi sebaiknya disesuaikan dengan tujuan keuangan, kebutuhan likuiditas, serta kemampuan menahan dana hingga periode investasi berakhir.
Pilihan tenor juga penting diperhatikan. SR025T3 memiliki periode tiga tahun sehingga cocok dipertimbangkan oleh investor yang menginginkan jangka waktu lebih pendek dibandingkan SR025T5. Sebaliknya, SR025T5 memberikan pilihan investasi lima tahun dengan imbal hasil 6,9%.
Investasi Syariah dengan Penerbit Pemerintah
Sukuk Ritel merupakan instrumen investasi yang diterbitkan pemerintah dan ditujukan bagi investor individu di pasar domestik. Karena berbasis prinsip syariah, instrumen ini menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin melakukan diversifikasi portofolio investasi sesuai preferensi syariah.
Kehadiran SR025 juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembiayaan negara melalui instrumen investasi ritel.
Meski demikian, investor tetap perlu membaca informasi resmi terkait ketentuan SR025 sebelum melakukan transaksi. Memahami tenor, imbal hasil, jadwal pembayaran, mekanisme transaksi, serta ketentuan kepemilikan menjadi bagian penting dalam menentukan pilihan investasi.
Dengan dibukanya masa penawaran pada 21 Agustus 2026, masyarakat kini dapat mulai mempertimbangkan dua pilihan SR025 sesuai profil dan rencana keuangannya.
