Bank Sentral Dunia Belanja 244 Ton Emas, BI Ikut Tambah Cadangan

Cuaninsight – Bank sentral dari berbagai negara terus meningkatkan pembelian emas sepanjang awal tahun 2026. Langkah ini dilakukan di tengah kondisi pasar keuangan global yang masih dipenuhi ketidakpastian dan gejolak ekonomi.

World Gold Council atau WGC melaporkan total pembelian emas oleh bank sentral global mencapai 244 ton selama kuartal I-2026. Jumlah tersebut naik sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan pembelian emas ini menunjukkan bahwa logam mulia masih dipandang sebagai aset aman atau safe haven yang penting untuk menjaga stabilitas cadangan devisa suatu negara.

Head of Asia Pacific (ex-China) sekaligus Global Head of Central Banks WGC, Shaokai Fan, menyebut aktivitas pembelian emas kali ini bahkan melampaui rata-rata lima tahun terakhir.

Menurutnya, emas tetap memiliki peran strategis bagi bank sentral di tengah turbulensi pasar global yang ekstrem.

Bank Indonesia Ikut Tambah Cadangan Emas

Di tengah tren global tersebut, Bank Indonesia juga tercatat ikut menambah cadangan emas nasional.

Pada kuartal pertama 2026, BI membeli sekitar 2 ton emas sebagai bagian dari strategi penguatan cadangan devisa negara. Langkah ini sejalan dengan kebijakan banyak bank sentral dunia yang memilih meningkatkan kepemilikan emas untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Pembelian emas oleh bank sentral biasanya dilakukan untuk menjaga kestabilan nilai cadangan devisa serta mengurangi ketergantungan terhadap aset berbasis mata uang asing seperti dolar Amerika Serikat.

Selain Indonesia, sejumlah negara lain juga aktif mengakumulasi emas dalam jumlah besar selama awal tahun ini.

Gejolak Global Dorong Emas Jadi Primadona

Meningkatnya pembelian emas tidak lepas dari kondisi ekonomi dan geopolitik dunia yang masih belum stabil.

Beberapa faktor seperti kebijakan suku bunga Amerika Serikat, inflasi global, hingga konflik geopolitik di sejumlah kawasan membuat banyak negara memilih aset yang dinilai lebih aman dan stabil.

Emas dianggap memiliki daya tahan tinggi terhadap ketidakpastian ekonomi sehingga menjadi pilihan utama bank sentral untuk menjaga kekuatan cadangan keuangan mereka.

Namun, di sisi lain, WGC juga mencatat beberapa lembaga sektor publik justru melakukan penjualan emas. Beberapa di antaranya adalah bank sentral Turki, Rusia, dan State Oil Fund of Azerbaijan atau SOFAZ.

Meski demikian, tren akumulasi emas secara global masih jauh lebih dominan dibandingkan aksi penjualan.

Produksi Emas Dunia Meningkat, Indonesia Cetak Kenaikan Signifikan

Dari sisi pasokan, WGC melaporkan total suplai emas global meningkat sekitar 2 persen secara tahunan menjadi 1.231 ton pada kuartal I-2026.

Produksi tambang emas bahkan mencetak rekor tertinggi baru untuk periode kuartal pertama. Salah satu faktor pendorong utamanya berasal dari Indonesia.

Produksi emas Indonesia dilaporkan melonjak hingga 19 persen setelah operasional tambang Batu Hijau kembali pulih pasca ekspansi fasilitas pengolahan atau mill expansion.

Kenaikan produksi tersebut membantu menopang suplai emas global di tengah tingginya permintaan dari bank sentral dan investor dunia.

Permintaan Perhiasan Turun Karena Harga Emas Tinggi

Meski permintaan emas untuk investasi meningkat, kondisi berbeda justru terjadi di sektor perhiasan.

WGC mencatat permintaan perhiasan emas global turun cukup tajam hingga 23 persen secara tahunan menjadi sekitar 300 ton. Penurunan ini dipicu tingginya harga emas dunia yang membuat daya beli konsumen melemah.

Beberapa negara utama seperti China, India, Timur Tengah, hingga Indonesia mengalami penurunan permintaan perhiasan emas. Di Indonesia sendiri, permintaan tercatat turun sekitar 20 persen.

Namun demikian, nilai belanja masyarakat terhadap emas tetap meningkat. Banyak konsumen kini mulai mengalihkan pembelian dari perhiasan ke emas batangan dan koin karena dianggap lebih cocok sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

content-1701

article 898100101

article 898100102

article 898100103

article 898100104

article 898100105

article 898100106

article 898100107

article 898100108

article 898100109

article 898100110

article 898100111

article 898100112

article 898100113

article 898100114

article 898100115

article 898100116

article 898100117

article 898100118

article 898100119

article 898100120

article 898100121

article 898100122

article 898100123

article 898100124

article 898100125

article 898100126

article 898100127

article 898100128

article 898100129

article 898100130

article 898100131

article 898100132

article 898100133

article 898100134

article 898100135

article 898100136

article 898100137

article 898100138

article 898100139

article 898100140

article 898100141

article 898100142

article 898100143

article 898100144

article 898100145

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 878800051

article 878800052

article 878800053

article 878800054

article 878800055

article 878800056

article 878800057

article 878800058

article 878800059

article 878800060

article 878800061

article 878800062

article 878800063

article 878800064

article 878800065

article 878800066

article 878800067

article 878800068

article 878800069

article 878800070

article 878800071

article 878800072

article 878800073

article 878800074

article 878800075

article 878800076

article 878800077

article 878800078

article 878800079

article 878800080

article 878800081

article 878800082

article 878800083

article 878800084

article 878800085

article 878800086

article 878800087

article 878800088

article 878800089

article 878800090

budaya 538000021

budaya 538000022

budaya 538000023

budaya 538000024

budaya 538000025

budaya 538000026

budaya 538000027

budaya 538000028

budaya 538000029

budaya 538000030

budaya 538000031

budaya 538000032

budaya 538000033

budaya 538000034

budaya 538000035

budaya 538000036

budaya 538000037

budaya 538000038

budaya 538000039

budaya 538000040

content-1701