BTN Resmikan Digital Store di Central Park, Target 100 Gerai hingga 2027
Cuaninsight – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mempercepat transformasi digitalnya dengan meresmikan BTN Digital Store terbaru di Central Park, Jakarta. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi layanan berbasis teknologi yang ditargetkan mencapai 100 Digital Store hingga 2027.
Ekspansi tersebut menandai komitmen BTN dalam menghadirkan layanan perbankan yang lebih modern, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya generasi muda yang semakin akrab dengan layanan digital.
Strategi Hadir di Lokasi Publik Strategis
Direktur Network & Retail Funding BTN, Rully Setiawan, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di pusat perbelanjaan bukan tanpa alasan. Perubahan perilaku nasabah yang semakin digital mendorong BTN untuk menghadirkan layanan di ruang publik yang strategis dan dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Digital Store di mall menjadi langkah efektif untuk menjangkau segmen milenial dan Gen Z, sekaligus memperkuat citra BTN sebagai bank yang adaptif dan inovatif.
Saat ini, BTN telah mengoperasikan 24 Digital Store di berbagai kota di Indonesia. Enam di antaranya berada di public places seperti kawasan wisata dan pusat perbelanjaan, termasuk Ancol, Blok M, Lippo Mall Kemang, Pondok Indah Mall, Supermal Karawaci, serta Central Park.
Target 100 Digital Store hingga 2027
Ekspansi agresif ini menjadi bagian dari roadmap transformasi layanan BTN. Perusahaan menargetkan 100 Digital Store dalam beberapa tahun ke depan guna memperluas inklusi keuangan berbasis digital.
Digital Store dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah yang menginginkan proses cepat dan efisien tanpa harus datang ke kantor cabang konvensional. Dengan pendekatan ini, BTN berharap dapat meningkatkan jumlah rekening baru serta memperkuat basis dana murah (CASA).
Strategi ini juga sejalan dengan tren industri perbankan nasional yang bergerak menuju digitalisasi layanan dan optimalisasi jaringan berbasis teknologi.
Konsep Paperless dan Self-Service
Gerai terbaru di Central Park mengusung konsep paperless, seamless, dan self-service. Nasabah dapat membuka rekening dalam waktu kurang dari lima menit dan melakukan penggantian kartu dalam waktu kurang dari dua menit.
Proses yang serba cepat tersebut dimungkinkan melalui sistem digital terintegrasi yang mengurangi kebutuhan dokumen fisik dan meminimalkan antrean.
Untuk memastikan kenyamanan nasabah, BTN juga menghadirkan Superbuddy, petugas pendamping yang siap membantu proses transaksi digital agar tetap mudah dipahami, terutama bagi nasabah yang baru pertama kali menggunakan layanan digital.
Experience Center Berbasis Lifestyle
Menariknya, BTN Digital Store tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan perbankan, tetapi juga dirancang sebagai experience center yang memadukan unsur lifestyle.
Di Central Park, BTN berkolaborasi dengan mitra seperti Golden Black Coffee dan SelfieTime untuk menciptakan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Konsep ini diharapkan mampu menarik traffic pengunjung mall sekaligus meningkatkan engagement dengan brand BTN.
Dalam momentum peluncuran, BTN juga menawarkan berbagai promo menarik, mulai dari kopi gratis, foto instan, voucher belanja, hingga merchandise eksklusif bagi nasabah yang membuka rekening dan melakukan penempatan dana.
Program promosi tersebut diharapkan mampu mendorong minat masyarakat mencoba layanan perbankan digital sekaligus memperluas akuisisi nasabah baru.
Dampak bagi Kinerja dan Transformasi BTN
Langkah ekspansi Digital Store mencerminkan upaya BTN untuk bertransformasi dari bank berbasis jaringan konvensional menjadi institusi keuangan yang lebih digital-centric.
Dengan semakin luasnya jaringan Digital Store, BTN berpotensi meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat penetrasi pasar ritel.
Bagi investor, strategi ini dapat menjadi katalis positif dalam jangka panjang, terutama jika ekspansi mampu meningkatkan dana murah dan memperluas basis nasabah produktif.
Transformasi digital yang konsisten juga memperkuat daya saing BTN di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif.

