Prajogo Pangestu Tambah Porsi Saham BREN, BRPT dan CUAN!
Cuaninsight – Konglomerat Prajogo Pangestu kembali menunjukkan keyakinannya terhadap tiga perusahaan yang selama ini menjadi bagian dari portofolio investasinya. Melalui aksi beli saham secara langsung di pasar, ia menambah porsi kepemilikan di PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), serta PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Data terbaru yang dipublikasikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 23 Januari 2026 mencatat serangkaian transaksi pembelian saham yang dilakukan olehnya dalam satu hari tersebut.
Langkah ini mencerminkan strategi investasi pribadi sekaligus sinyal kuat bahwa sang taipan tetap mempertahankan kendali pada masing-masing emiten di bawah pengaruhnya.
BREN: Tambah 900 Ribu Saham, Tegaskan Kontrol
Di Barito Renewables Energy (BREN), Prajogo melakukan 10 kali transaksi pembelian saham pada tanggal yang sama. Total sebanyak 900.000 lembar saham berhasil diborong, sehingga kepemilikannya naik dari 140,79 juta menjadi 141,69 juta saham.
Secara proporsional, kepemilikan ini setara dengan 0,1059 persen dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh.
Harga beli saham BREN pada transaksi ini bervariasi antara Rp9.275 hingga Rp9.500 per saham, menunjukkan manuver pembelian yang dilakukan secara bertahap di kisaran harga pasar tersebut.
Manuver ini menegaskan niat Prajogo untuk terus memperkuat posisinya di perusahaan renewable energy yang tengah berkembang pesat di tengah momentum transisi energi global.
CUAN: Kepemilikan Naik Jadi 84,08%
Peningkatan kepemilikan juga terlihat di PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN). Dalam satu hari yang sama, Prajogo menambah 2,5 juta saham CUAN, sehingga total kepemilikannya kini mencapai 94,52 miliar saham atau 84,0816 persen.
Transaksi pembelian ini dilakukan di kisaran harga Rp1.735 per saham dan bersifat investasi pribadi.
Dengan porsi kepemilikan mayoritas yang kuat, langkah ini memperkuat kontrol Prajogo atas CUAN sekaligus mencerminkan keyakinannya terhadap prospek bisnis perusahaan yang aktif di sektor teknologi dan digital.
BRPT: 5 Juta Saham untuk Investasi Jangka Panjang
Tidak kalah signifikan, di PT Barito Pacific (BRPT), Prajogo melakukan lima kali pembelian saham dengan total volumen sebanyak 5 juta saham. Aksi ini mendorong kepemilikannya menjadi 66,91 miliar saham atau 71,3685 persen.
Harga pembelian berada di kisaran Rp2.560 hingga Rp2.600 per saham, dan seluruh transaksi ini dilakukan untuk tujuan investasi jangka panjang, sekaligus mempertahankan statusnya sebagai pengendali BRPT.
Sebagai salah satu emiten konglomerasi besar yang memiliki bisnis di sektor energi, petrokimia, hingga infrastruktur, posisi dominan Prajogo di BRPT menjadi fondasi penting bagi strategi korporasi jangka panjang perusahaan.
Implikasi bagi Investor dan Prospek Jangka Panjang
Penambahan porsi saham oleh salah satu taipan terkaya di Indonesia ini dapat dipandang sebagai sinergi strategis jangka panjang, bukan sekadar trading pasar. Bagi investor pasar modal, aksi beli ini membawa beberapa catatan penting:
- Keyakinan manajemen utama terhadap fundamental dan arah pertumbuhan bisnis ketiga emiten.
- Potensi peningkatan nilai saham jangka panjang, seiring optimalisasi bisnis dan ekspansi.
- Pertahankan kontrol korporasi untuk mengarahkan strategi bisnis secara konsisten.
Para analis pasar modal sering menilai bahwa ketika pengendali perusahaan aktif menambah kepemilikan sahamnya, hal tersebut bisa menjadi sinyal positif tentang prospek kinerja perusahaan ke depan.
Namun, investor tetap perlu mencermati faktor makro, likuiditas pasar, serta fundamental masing-masing emiten untuk menentukan strategi investasi yang tepat.

