Warren Buffett Resmi Pensiun, 60 Tahun di Berkshire Cuan 6.100.000%

Cuaninsight – Tahun 2025 menjadi penutup sebuah era besar di dunia bisnis global. Warren Buffett, investor legendaris yang dijuluki Oracle of Omaha, resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO) Berkshire Hathaway pada Rabu, 31 Desember 2025.

Hari terakhir Buffett sebagai CEO ditandai dengan pergerakan saham Berkshire Hathaway yang ditutup melemah tipis. Saham Berkshire Kelas A turun US$600 atau sekitar 0,1% ke level US$754.800, sementara saham Kelas B turun US$1,06 atau 0,2% menjadi US$502,65.

Meski begitu, penurunan tersebut nyaris tak berarti jika dibandingkan dengan warisan kinerja luar biasa yang ditinggalkan Buffett selama lebih dari enam dekade memimpin perusahaan.

Cuan Fantastis Sejak 1965: 6.100.000%

Bagi investor yang cukup beruntung memiliki saham Berkshire Hathaway sejak 1965, saat Buffett pertama kali mengambil alih perusahaan, hasilnya benar-benar fenomenal. Dalam kurun waktu tersebut, saham Berkshire mencatatkan keuntungan sekitar 6.100.000%.

Angka itu jauh melampaui kinerja indeks S&P 500, yang “hanya” mencatatkan keuntungan sekitar 46.000%, termasuk dividen. Perbandingan ini menjadikan Buffett bukan sekadar CEO, tetapi simbol konsistensi, disiplin, dan visi jangka panjang—nilai yang juga sangat relevan dalam dunia olahraga profesional.

Berkshire Hathaway: Raksasa dengan Banyak “Tim”

Layaknya klub olahraga dengan banyak divisi, Berkshire Hathaway menaungi berbagai anak usaha lintas sektor. Di antaranya:

Asuransi Geico

Perusahaan kereta api BNSF

Bisnis energi dan manufaktur

Merek ritel seperti Brooks, Dairy Queen, Fruit of the Loom, dan See’s Candies

Hingga akhir September 2025, Berkshire tercatat memiliki kas dan setara kas sebesar US$381,7 miliar, angka yang menunjukkan kekuatan finansial luar biasa, sekaligus fleksibilitas strategi ke depan.

Greg Abel Ambil Alih Kendali Mulai 2026

Mulai Kamis, 1 Januari 2026, tongkat estafet kepemimpinan resmi diserahkan kepada Greg Abel. Eksekutif berusia 63 tahun ini bukan sosok baru di Berkshire.

Abel bergabung sejak tahun 2000, ketika Berkshire mengakuisisi MidAmerican Energy—yang kini dikenal sebagai Berkshire Hathaway Energy. Sejak 2018, ia menjabat sebagai wakil ketua yang mengawasi bisnis non-asuransi Berkshire.

Meski pensiun dari jabatan CEO, Buffett yang kini berusia 95 tahun tidak sepenuhnya menjauh. Ia tetap menjabat sebagai ketua dan berencana untuk tetap datang ke kantor Berkshire di Omaha setiap hari untuk membantu Abel, sebuah transisi yang mengingatkan pada peran legenda olahraga yang menjadi mentor generasi berikutnya.

Pembagian Peran Baru di Tubuh Berkshire

Dalam struktur kepemimpinan terbaru:

Ajit Jain tetap mengawasi bisnis asuransi

Greg Abel memantau BNSF, manufaktur, dan energi

Adam Johnson, CEO NetJets, mengambil alih pengawasan bisnis produk konsumen, layanan, dan ritel

Namun satu pertanyaan besar masih terbuka: siapa yang akan mengelola portofolio saham Berkshire senilai US$283,2 miliar, yang mencakup saham-saham raksasa seperti Apple dan American Express.

Warisan Buffett dan Pelajaran untuk Dunia Olahraga

Dalam dunia olahraga, pergantian pelatih legendaris sering menjadi momen krusial. Begitu pula dengan pensiunnya Warren Buffett. Ia meninggalkan warisan berupa filosofi jangka panjang, kesabaran, dan manajemen risiko—nilai yang juga menjadi fondasi tim olahraga sukses.

Bagi investor, pelaku bisnis, hingga manajemen klub olahraga modern, era Buffett menjadi bukti bahwa konsistensi dan strategi jangka panjang sering kali mengalahkan keputusan instan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *