Panin Sekuritas Bukukan Laba Rp191 Miliar, Naik Tajam Sepanjang 2025
Cuaninsight – Kinerja emiten jasa keuangan kembali menunjukkan tren positif di sepanjang 2025. PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) mencatat lonjakan laba bersih yang signifikan, menegaskan solidnya fundamental perusahaan di tengah dinamika pasar modal nasional.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Jakarta, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp191,05 miliar atau setara Rp268,55 per saham pada 2025. Angka tersebut melonjak 68,8% dibandingkan perolehan tahun 2024 yang sebesar Rp113,18 miliar atau Rp159,09 per saham.
Pendapatan Bersih Tumbuh Dua Digit
Pertumbuhan laba PANS tidak terlepas dari kenaikan pendapatan bersih yang tercatat naik 27,07% secara tahunan. Sepanjang 2025, pendapatan bersih perusahaan mencapai Rp469,09 miliar, meningkat dari Rp369,15 miliar pada tahun sebelumnya.
Kontributor terbesar berasal dari komisi transaksi perantara perdagangan efek yang mencapai Rp114,51 miliar. Angka ini tumbuh 53,9% dibandingkan capaian sebelumnya sebesar Rp74,4 miliar. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas transaksi investor di pasar modal.
Selain itu, pendapatan dari kegiatan manajer investasi turut memberikan kontribusi signifikan sebesar Rp178,15 miliar. Sementara pendapatan bunga dan dividen menyumbang Rp106,79 miliar terhadap total pendapatan perusahaan.
Perdagangan Efek Dorong Kinerja
Kinerja PANS juga terdongkrak oleh keuntungan dari perdagangan efek. Pada 2025, perseroan membukukan keuntungan belum direalisasi bersih sebesar Rp64,09 miliar, yang sebelumnya tidak tercatat pada 2024.
Di sisi lain, keuntungan atas perdagangan efek yang telah direalisasi juga mencatat perbaikan signifikan. Jika pada 2024 perusahaan mengalami kerugian Rp1,6 miliar, maka pada 2025 berhasil mencatatkan laba sebesar Rp4,9 miliar.
Perbaikan kinerja perdagangan efek ini menjadi sinyal positif atas strategi investasi dan pengelolaan portofolio perusahaan.
Beban Usaha Naik, Laba Operasi Tetap Tumbuh
Seiring peningkatan pendapatan, beban usaha PANS juga mengalami kenaikan sebesar 10,72%, dari Rp211,79 miliar pada 2024 menjadi Rp234,51 miliar pada 2025.
Meski demikian, pertumbuhan beban tersebut masih lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pendapatan. Alhasil, laba usaha perusahaan justru melonjak 40,07% menjadi Rp234,58 miliar dari sebelumnya Rp157,36 miliar.
Hal ini menunjukkan efisiensi operasional yang tetap terjaga meskipun perusahaan melakukan ekspansi bisnis.
Total Aset Tembus Rp2,63 Triliun
Dari sisi neraca keuangan, total aset PANS per Desember 2025 mencapai Rp2,63 triliun, tumbuh 31,8% dibandingkan posisi Desember 2024 sebesar Rp2 triliun.
Sementara itu, total liabilitas tercatat Rp990 miliar dan ekuitas mencapai Rp1,65 triliun. Struktur permodalan yang solid ini memperlihatkan kapasitas perusahaan dalam menopang pertumbuhan bisnis ke depan.
Prospek dan Tantangan ke Depan
Lonjakan laba bersih hampir 70% menjadi pencapaian yang impresif bagi Panin Sekuritas. Namun, tantangan pasar modal ke depan tetap perlu dicermati, termasuk volatilitas global, dinamika suku bunga, serta sentimen investor domestik.
Dengan pertumbuhan pendapatan yang konsisten, peningkatan aset, serta perbaikan hasil perdagangan efek, PANS menunjukkan fondasi yang cukup kuat untuk menghadapi dinamika 2026.
Bagi investor, kinerja ini bisa menjadi salah satu indikator penting dalam menilai prospek saham PANS di tengah persaingan industri sekuritas yang semakin ketat.

