Indonesian Paradise Property Raih Fasilitas Kredit Rp 265 Miliar dari BCA

Cuaninsight – Emiten properti dan perhotelan PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) memperoleh dukungan pendanaan baru melalui anak usahanya. PT Mitra Gemilang Mahacipta (MGM), entitas anak INPP, resmi mendapatkan fasilitas kredit dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan total plafon mencapai Rp 265 miliar.

Fasilitas pembiayaan ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan bisnis MGM sekaligus mendukung ekspansi usaha INPP di sektor perhotelan dan properti.

Rincian Fasilitas Kredit Rp 265 Miliar

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (18/2/2026), total plafon kredit sebesar Rp 265 miliar tersebut terdiri dari dua skema pembiayaan.

Pertama, fasilitas kredit investasi senilai Rp 255 miliar yang umumnya digunakan untuk pembiayaan proyek jangka panjang atau pengembangan aset produktif. Kedua, fasilitas kredit lokal sebesar Rp 10 miliar yang biasanya difungsikan untuk kebutuhan modal kerja atau operasional.

Sekretaris Perusahaan INPP, Ispandiati Makmur, menjelaskan bahwa atas fasilitas kredit tersebut perseroan melakukan dua transaksi sebagai bentuk pemenuhan persyaratan kredit dari BCA.

Jaminan Corporate Guarantee dan Gadai Saham

Sebagai bagian dari perjanjian kredit, INPP memberikan jaminan berupa corporate guarantee dan gadai saham yang dimiliki di MGM.

Nilai corporate guarantee yang diberikan bersifat proporsional sesuai dengan persentase kepemilikan saham INPP di MGM. Selain itu, INPP juga menggadaikan sebanyak 13.888 saham yang dimilikinya di entitas anak tersebut.

Menurut manajemen, langkah ini merupakan persyaratan kredit dari BCA yang mewajibkan INPP sebagai induk usaha memberikan jaminan atas fasilitas yang diperoleh MGM.

Transaksi ini tidak dapat dialihkan kepada pihak lain karena menjadi bagian dari struktur pembiayaan yang disepakati antara MGM dan BCA.

Dorong Pengembangan Usaha MGM

Manajemen INPP menegaskan bahwa fasilitas kredit tersebut akan membantu pengembangan usaha MGM. Dukungan pembiayaan dari perbankan besar seperti BCA dinilai memberikan fleksibilitas keuangan untuk ekspansi proyek maupun penguatan operasional.

Bagi emiten perhotelan dan properti, akses terhadap kredit investasi menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan bisnis, terutama di tengah kebutuhan belanja modal (capital expenditure) yang relatif besar.

Dengan adanya tambahan pembiayaan ini, MGM berpotensi mempercepat realisasi proyek maupun optimalisasi aset yang sudah berjalan.

Dampak terhadap Kinerja dan Struktur Keuangan

Secara strategis, tambahan fasilitas kredit dapat meningkatkan kapasitas ekspansi INPP melalui anak usahanya. Namun, investor juga perlu mencermati implikasi terhadap struktur utang dan rasio leverage perusahaan.

Peningkatan utang untuk ekspansi dapat berdampak positif apabila proyek yang dibiayai mampu menghasilkan arus kas yang stabil dan meningkatkan pendapatan. Sebaliknya, jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan kinerja, beban bunga dapat menekan profitabilitas.

Oleh karena itu, efektivitas penggunaan dana kredit menjadi kunci dalam menjaga kesehatan keuangan perseroan.

Pergerakan Saham INPP

Pada perdagangan Rabu (18/2/2026), saham INPP ditutup stagnan di level Rp 815 per saham. Meski demikian, dalam lima hari terakhir saham INPP tercatat menguat sekitar 4,49 persen.

Pergerakan ini menunjukkan respons pasar yang relatif stabil terhadap informasi fasilitas kredit tersebut. Investor tampaknya menilai langkah pendanaan ini sebagai bagian dari strategi ekspansi jangka menengah hingga panjang.

Prospek INPP ke Depan

Sebagai emiten yang bergerak di sektor perhotelan dan properti, INPP menghadapi peluang pertumbuhan seiring dengan pemulihan sektor pariwisata dan meningkatnya mobilitas masyarakat.

Dukungan pembiayaan dari perbankan nasional seperti BCA menjadi sinyal positif atas kepercayaan lembaga keuangan terhadap prospek bisnis perseroan.

Ke depan, realisasi proyek dan kemampuan MGM dalam mengoptimalkan fasilitas kredit akan menjadi faktor penentu kinerja keuangan grup INPP secara keseluruhan.

Bagi investor, transparansi penggunaan dana serta perkembangan proyek yang dibiayai akan menjadi indikator penting dalam menilai potensi pertumbuhan saham INPP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *