Bank Sampoerna Salurkan Rp 1,9 Triliun Lewat PDaja.com, Dorong Akses Kredit UMKM
Cuaninsight – Bank Sampoerna terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Melalui platform digital PDaja.com, bank ini berhasil menyalurkan lebih dari Rp 1,9 triliun kepada ribuan nasabah, sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai salah satu institusi yang paling agresif dalam mendukung inklusi keuangan nasional.
Langkah digitalisasi ini bukan hanya mempercepat proses pengajuan kredit, tetapi juga memberikan model layanan baru yang lebih transparan, cepat, dan ramah bagi UMKM yang sering kali kesulitan memenuhi prosedur perbankan konvensional.
PDaja.com, Solusi Kredit yang Lebih Mudah dan Transparan
Lending Center Division Head Bank Sampoerna, Hendra Setiawan, menjelaskan bahwa PDaja.com hadir sebagai jawaban atas tantangan terbesar pelaku UMKM: birokrasi panjang, ketidakjelasan proses, dan kekhawatiran soal kelayakan kredit.
“Banyak orang ragu mengajukan kredit karena bingung apakah mereka memenuhi syarat atau berapa besar kewajiban yang harus dibayar. Melalui PDaja.com, masyarakat bisa cek kelayakan secara mandiri dan mendapatkan pre-approval langsung setelah mengisi formulir,” ujar Hendra.
Fitur inti PDaja.com adalah self-assessment, sebuah proses evaluasi mandiri yang dapat selesai dalam waktu sekitar lima menit. Pengguna cukup mengisi data dasar, memasukkan geotagging aset jaminan, lalu sistem secara otomatis menghitung plafon indikatif yang berpotensi disetujui bank.
Dengan persetujuan awal ini, pengguna dibuat lebih percaya diri untuk melanjutkan proses pengajuan. Bila dokumen lengkap dan valid, pencairan kredit dapat dilakukan maksimal dalam dua minggu — jauh lebih cepat dibanding proses konvensional yang sering memakan waktu lebih dari satu bulan.
Fleksibilitas Produk Pembiayaan untuk Berbagai Kebutuhan
Bank Sampoerna juga menghadirkan beragam opsi pembiayaan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan UMKM maupun individu, mulai dari:
- Plafon Rekening Koran (PRK)
- Pinjaman Angsuran
- Pinjaman Tetap
Jenis jaminan yang diterima pun cukup fleksibel, mencakup rumah, ruko, apartemen, hingga gudang. Skema ini membuat PDaja.com relevan bagi banyak sektor usaha, termasuk perdagangan, distribusi, pendidikan, logistik, dan jasa.
1.800 Mitra Penggerak Ekosistem, 1.051 Nasabah Telah Terlayani
Sejak diluncurkan, ekosistem PDaja.com terus tumbuh. Hingga kini, lebih dari:
Rp 1,9 triliun pembiayaan telah disalurkan
1.051 nasabah telah mendapatkan akses kredit
800 pinjaman masih aktif
Didukung oleh 1.800+ mitra bisnis individu dan 35 koperasi
Pertumbuhan ini didorong bukan hanya oleh fitur digitalnya, tetapi juga oleh apresiasi yang diberikan Bank Sampoerna kepada mitra, dengan total insentif mencapai Rp 12 miliar.

Dukungan Lewat Sampoerna Business Solution dan Payroll Loan
Selain PDaja.com, Bank Sampoerna memperluas layanan penyokong UMKM melalui:
- Sampoerna Business Solution
- Fitur pengelolaan tagihan perusahaan yang membantu bisnis menjaga arus kas lebih stabil.
- Payroll Loan
Akses pinjaman tanpa jaminan untuk karyawan perusahaan yang bekerja sama dengan Bank Sampoerna—memperluas jangkauan layanan kredit personal yang cepat dan mudah.
Direktur ESME Business Bank Sampoerna, Rudy Mahasin, menegaskan bahwa inovasi digital seperti PDaja.com menjadi tonggak penting untuk memperluas inklusi keuangan.
“Kami memahami bahwa kecepatan dan kepastian adalah kebutuhan utama nasabah. Karena itu PDaja.com tidak hanya tempat pengajuan pinjaman, tetapi juga alat bantu untuk edukasi, transparansi, dan kenyamanan,” ujarnya.
Dorongan Inklusi Keuangan dan Peluang Baru bagi UMKM
Dengan proses yang lebih ringkas dan kalkulasi kelayakan yang lebih jelas di awal, UMKM kini memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan akses pembiayaan yang sebelumnya sulit dijangkau. Transformasi digital inilah yang membuat PDaja.com menjadi model layanan kredit modern yang berpotensi mempercepat pertumbuhan ekonomi sektor UMKM.
Bank Sampoerna optimistis ekosistem digital dan kolaborasi dengan mitra bisnis akan memperluas jangkauan layanan pembiayaan ke masyarakat yang belum tersentuh fasilitas perbankan.

