11 Pelaku UMKM Kota Tangerang Unjuk Gigi di INACRAFT 2026, Siap Tembus Pasar Global
Cuaninsight – Pemerintah Kota Tangerang, Banten, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pada ajang International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026, sebanyak 11 pelaku usaha terpilih dipercaya untuk memamerkan produk unggulan khas Kota Tangerang.
Keikutsertaan ini menjadi momentum penting bagi UMKM lokal untuk memperluas pasar, memperkenalkan inovasi produk, serta memperkuat daya saing di tingkat nasional hingga internasional. Produk yang ditampilkan didominasi oleh kerajinan tangan kreatif, termasuk yang memanfaatkan bahan daur ulang secara inovatif dan bernilai ekonomi tinggi.
INACRAFT 2026, Etalase Produk Kerajinan Terbesar di Asia Tenggara
INACRAFT 2026 digelar selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Februari 2026, bertempat di Jakarta Convention Center (JCC). Pameran ini dikenal sebagai salah satu ajang kerajinan terbesar di Asia Tenggara yang mempertemukan pelaku usaha, pembeli, dan distributor dari berbagai negara.
Ketua Dekranasda Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin, menyampaikan bahwa partisipasi UMKM dalam pameran berskala internasional ini diharapkan mampu mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi.
Menurutnya, inovasi menjadi kunci agar produk lokal tidak hanya kuat di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di pasar global. Ia pun mengapresiasi semangat para pelaku usaha yang terus mengembangkan kualitas produk dan desain.
Produk Unggulan dengan Standar Kualitas Tinggi
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Muhammad Ali Furqon, menjelaskan bahwa dari 11 pelaku usaha yang terlibat, empat di antaranya telah mampu tampil secara mandiri, sementara sisanya tergabung dalam stand kolektif pemerintah.
Produk yang dipamerkan sangat beragam, meliputi:
- Kerajinan tangan berbasis daur ulang
- Produk fesyen dan tekstil kreatif
- Aksesori dan dekorasi rumah
- Produk bernilai seni dengan sentuhan lokal modern
Menariknya, sebagian besar produk kerajinan asal Kota Tangerang yang tampil di INACRAFT 2026 telah menembus pasar ekspor. Seluruh produk juga telah melalui proses seleksi ketat dengan standar kualitas yang baik, termasuk mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI).
Dorong UMKM Naik Kelas dan Perluas Ekspor
Keikutsertaan dalam INACRAFT 2026 tidak hanya menjadi ajang pamer produk, tetapi juga sarana pembelajaran dan perluasan jejaring bisnis. Pameran ini mempertemukan langsung pelaku UMKM dengan pembeli potensial, termasuk dari luar negeri.
Pemerintah Kota Tangerang berharap momentum ini dapat mendorong lebih banyak pelaku usaha untuk bergabung sebagai binaan Dinas Perindagkop UKM. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, serta strategi pemasaran.
Lebih jauh, partisipasi aktif dalam pameran internasional seperti INACRAFT menjadi langkah strategis agar produk lokal Kota Tangerang semakin mendominasi pasar nasional dan global, sekaligus memperkuat kontribusi UMKM terhadap perekonomian daerah.

